Perampokan Bersenpi di Batam
Mabes Polri Akhirnya Terjun Langsung ke Batam
Kasus perampokan bersenjata api yang menewaskan Acai, akhir Agustus 2010 lalu, menjadi perhatian serius Mabes Polri
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM- Kasus perampokan bersenjata api yang menewaskan Acai, akhir Agustus 2010 lalu, menjadi perhatian serius Mabes Polri. Dalam proses pengejaran para pelaku tim Mabes Polri langsung memback up penuh jajaran Polresta Barelang.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Eka Yudha Satriawan mengatakan, para pelaku kemungkinan masih berada di sekitar Batam, karena setiap akses keluar dari Batam, dijaga ketat oleh aparat kepolisian.
"Semua akses keluar kita tutup tak terkecuali pelabuhan-pelabuhan tikus. Pengejaran ini kami di bantu penuh oleh mabes," kata Eka.
Menurut dia, jajarannya telah melakukan pemeriksaan terhadap kurang lebih 20 orang saksi yang mungkin mengetahui peristiwa tersebut. Dari 20 orang saksi tersebut 15 orang diantaranya adalah para pekerja di gudang sembsko milik korban, sedangkan sisanya adalah warga sekitar yang melihat kejadian perampokan itu
Berdasarkan keterangan saksi tentang ciri-ciri para pelaku, lanjut Eka, disinyalir pelaku yang berjumlah dua orang itu adalah residivis untuk kasus yang sama yakni perampokan. Ciri-cirinya sudah dikantongi polisi dan akan segera dibuatkan sketsa wajahnya.
"Warga sekitar juga sempat mengejar pelaku karena mereka mengira pistol yang dipakai perampok adalah pistol mainan. Tapi setelah pelaku menembakan pistolnya baru warga mundur karena ternyata pistol tersebut benaran," ujar Eka.
Namun karena di back up penuh oleh Mabes, pihaknya merasa yakin dalam waktu dekat pelaku sudah bisa dibekuk.
"Secepatnya, semoga sebelum lebaran sudah bisa ditangkap. Insya Allah jadi kado lebaran bagi kita," harapnya.