Minggu, 21 Desember 2014
Tribun Batam

Kapolres Tanjung Pinang : Tolong Bantu Polisi Memerangi Kejahatan

Kamis, 16 September 2010 17:07 WIB

TRIBUNNEWS,TANJUNGPINANG - Rasa aman masyarakat Tanjungpinang akhir-akhir ini mulai menurun dengan maraknya aksi maling dan pembobolan dalam skala besar.

Berdasarkan catatan Tribun, dalam tempo kurang dari sebulan, banyak aksi pembobolan terjadi di wilayah hukum Polresta Tanjungpinang.

Kejadian pertama yang mengundang perhatian publik adalah saat maling berhasil membobol Morning Bakery yang terletak di Jalan Ir Sutami, Sabtu (28/8/2010).

Aksi maling tersebut membuat perusahaan roti dan minuman mengalami kerugian lebih dari Rp50 juta.Hingga saat ini, Polisi masih terus mengejar pelaku dari pembobolan tersebut.

Selanjutnya aksi kedua yang tidak kalah mengundang perhatian masyarakat adalah kasus pembobolan rumah Syahbandar Pelabuhan Sri Bintan Pura, Sabtu (11/9/2010). Dalam aksi yang diduga menggunakan ilmu hitam tersebut, pelaku berhasil menjarah uang tunai sebesar Rp60juta.

Terakhir adalah kasus pembobolan Pusat Perbelanjaan Ramayana. Meski hanya mengalami kerugiaan sebesar Rp1,8 juta, namun bobolnya pusat perbelanjaan terbesar di Tanjungpinang ini menimbulkan persepsi buruk di masyarakat.

Menanggapi rentetan kejadian tersebut, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Djoko Rudi membantah bahwa pihaknya tidak serius mengamankan Tanjungpinang dari pelaku kejahatan. Menurutnya, Polisi selalu bekerja keras untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan di masyarakat.

”Ingat rumus tindak pidana. Harus ada niat dan kesempatan. Kalau untuk niat, Polisi tidak bisa menebak niat dari para pelaku melakukan tindak kejahatan,” kata Djoko, Rabu (15/9/2010). Maka dari itu, sambung Djoko, Polisi akan proaktif memerangi kesempatan-kesempatan terjadinya tindak kejahatan.

Untuk mencegah kesempatan, Polisi terus melakukan patroli berkala, himbaun di koran, radio, menyebar Babinkamtibmas yang menyentuh masyarakat di daerah-daerah rawan. Namun demikian, perwira menengah ini meminta kepada masyarakat untuk tidak menumpahkan seluruh tanggungjawab keamanan kepada pihak kepolisian.

”Polisi jangan dibiarkan bekerja sendiri karena memang jumlahnya terbatas. Tolong bantu Polisi untuk memerangi itu. Bantu polisi menjaring informasi, bantu polisi untuk Siskamling dan memberikan informasi. Polisi itu bukan Superman lho,” katanya.


Editor: Dedy Suwadha

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas