• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Batam

Joget Bumbung Erotis Bikin Gempar

Jumat, 17 September 2010 17:07 WIB
Joget Bumbung Erotis Bikin Gempar - joget_bumbung.jpg
FOTO IST/INTERNET
Ilustrasi Joget Bumbung dari Bali
Joget Bumbung Erotis Bikin Gempar - joget_bumbung_2.jpg
FOTO IST/INTERNET
Ilustrasi Joget Bumbung dari Bali
TRIBUNNEWSBATAM, DENPASAR - Video amatir unggahan di YouTube kembali bikin gempar. Warga Bali dihebohkan dengan video joged Bumbung yang penarinya berperilaku asusila di YouTube. Video ini dianggap telah melecehkan budaya Bali.

Belum lama ini warga Bali dihebohkan video para gigolo di Pantai kuta. Kini munculnya video Joged Bumbung porno kembali mengusik mereka. Dalam video itu, sang penari yang mengenakan pakaian tarian khas Bali bergaya seronok bak penari porno.

Tarian ini diduga dimainkan dari kelompok tari di sebuah desa di Buleleng. Belum diketahui secara pasti waktu perekaman gambar dan diunduh ke situs YouTube. Gambar berdurasi lebih dari dua menit ini sudah diblokir dan tidak bisa lagi diputar di YouTube.

Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Ida Bagus Sedawa, mengambil sikap dengan penyebaran video porno joged Bumbung. Kasus ini sudah diserahkan ke pihak kepolisian. Dia mengaku prihatin dan menyayangkan peredaran video porno tersebut karena dapat melecehkan seni budaya Bali.

Peredaran video porno itu pun kini sudah merambah luas. Pedagang di pinggir jalan bahkan menjual VCD joged Bumbung porno tersebut.

Sekadar diketahui, Joged Bumbung merupakan tari pergaulan yang sangat populer di Bali. Tarian ini memiliki pola gerak yang bebas dan dinamis, diambil dari Legong maupun Kekebyaran. Umumnya dilakukan berpasangan. Tarian ini juga membutuhkan kelincahan gerak tubuh dan mata dari penarinya, dengan sesekali penarinya bergoyang ala dangdut.
Editor: Purwoko
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
822 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas