A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

28 Oktober, Aksi Demo Akan Lebih Besar - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Batam

28 Oktober, Aksi Demo Akan Lebih Besar

Rabu, 20 Oktober 2010 21:13 WIB
28 Oktober, Aksi Demo Akan Lebih Besar
Tribunnews Batam / Istimewa
Demo pemerintah SBY-Boediono. Foto Ilustrasi
TRIBUNNEWS BATAM, JAKARTA- Aksi unjuk rasa menentang pemerintahan SBY-Boediono akan dilakukan kembali pada tanggal 28 Oktober 2010 mendatang atau tepatnya saat peringatan sumpah pemuda. Direncanakan massa akan lebih besar dibandingkan saat demonstrasi peringatan satu tahun pemerintahan SBY-Boediono.

"Kita akan aksi lagi tanggal 28 Oktober 2010 massa akan lebih besar dan maksimal lagi, " ujar Ketua Presidium PMKRI, Stefanus Gusma yang saat aksi peringatan satu tahun pemerintahan SBY-Boediono tergabung dalam Persatuan Oposisi Nasional saat jumpa pers di Taman Izmail Marzuki, Jakarta, Rabu(20/10/2010).

Menurut Stefanus, bentuk arogansi kekuasaan SBY-Boediono telah ditunjukkan lewat tindakan represif aparat kepolisian. Karena itu wacana-wacana untuk menurunkan rezim SBY-Boediono akan dilakukan terus menerus.

"Polisi terlalu berlebihan,ini salah satu bentuk perbuatan rezim SBY-Boediono yang mengamankan kekuasaan dengan aparat represif, meredam gerakan-gerakan mahasiwa, " jelasnya.

Tidak hanya itu, Stefanus melanjutkan pihaknya juga berencana akan membuka posko-posko pengaduan tindakan represif aparat keamanan. Dibukanya posko tersebut akan dilakukan di seluruh Indonesia.

"Kita nanti organisasi ke daerah serukan cabang-cabang seluruh Indonesia, buka posko-posko pengaduan aparat represif, " jelasnya.

Lebih jauh Stefanus mengatakan adanya aksi yang berujung ricuh dan tindakan represif aparat hari ini justru akan menambah energi massa yang akan melakukan demonstrasi.

"Ini bisa jadi energi buat aksi selanjutnya, dan kita bicara solidaritas," tandasnya.
Editor: Dedy Suwadha
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2059 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas