Rabu, 10 Juni 2026

Gubernur Kepri Terpaksa Mengabsen Bawahannya

Penyebabnya karena sejumlah kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) tidak hadir dalam rapat

Tayang:
Laporan Patrick Nababan, Wartawan Tribunnewsbatam

TRIBUNNEWS, TANJUNGPINANG - Gubernur Kepri Muhammad Sani marah besar. Penyebabnya karena sejumlah kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) tidak hadir dalam rapat penyusunan renstra SKPD di Hotel Pelangi, Selasa (26/10/2010).

Sangkin marahnya, Sani sampai meminta Plt Sekda Suhajar Diantoro mengabsen para kepala SKPD yang tidak hadir dan terlambat.Hasilnya, Sani menemukan beberapa kepala SKPD tidak hadir dan hanya diwakili oleh para kabid-kabidnya.

”Keberhasilan Kepri untuk lima tahun kedepan dibahas disini. Untuk itu, kepala SKPD harus hadir disini,” kata Sani. Jika biasanya Sani memberikan arahan panjang lebar, untuk kali ini, Sani hanya memberikan sedikit arahan.

Sementara itu, seorang kepala SKPD yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa banyaknya kepala SKPD yang tidak hadir disebabkan kesalahan panitia.

”Saya dikasih tahu kalau acaranya dimulai jam 09.00. Tapi ternyata dipercepat menjadi jam 08.30,” kata kepala SKPD tersebut serba salah.

Parahnya lagi, pihak panitia dalam hal ini Bappeda terlambat memberitahu kepada seluruh kepala SKPD yang ada. ”Komunikasinya tidak jalan. Seharusnya kalau ada perubahan rencana harus diberitahukan segera. Kalau seperti ini, mereka langsung buang badan semuanya,” kata kepala SKPD tersebut dengan kesal.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved