Kriminal
Pelempar Bom Molotov Gunakan Sepeda Motor
Takdir sekuriti yang menjaga dilokasi itu menyebut. Sekitar pukul 02.40 WIB, ada satu orang membawa sepeda motor,
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM- Pelemparan bom molotov, ke mobil showroom Ganda Auto sempat membuat panik petugas jaga. Namun karena mereka cepat memadamkan api sehingga tidak sampai menimbulkan kebakaran mobil.
Takdir sekuriti yang menjaga dilokasi itu menyebut. Sekitar pukul 02.40 WIB, ada satu orang membawa sepeda motor, lalu melemparkan botol aqua yang bersumbu dan diisi bensin.
Pada saat dilepar api langsung menyala dan api sudah mulai menyambar mobil. "Kami sangat cepat memadamkan sehingga api bisa padam. Kalau sempat kami lama bisa dibayangkan mobil ini akan terbakar," kata Takdir yang memadamkan api tersebut, saat ditemui di Ganda Auto, Senin (8/11/2010).
Mobil yang kena itu adalah Toyota Wiss senilai Rp 300 juta. Namun mobil itu hanya spadboartnya saja yang keriput akibat panas api yang menyambar.
Manager operasional Ganda Auto, Tedy mengaku terkejut dengan adanya lemparan bom molotov berupa botol agua. "Kita terkejut ada hal seperti ini diarahkan ke kita. Ada maksud tertentu yang tidak baik," katanya.
Tedy menyebut sebanyak 10 unit mobil yang dipajang diluar untuk sementara akan dimasukkan ke dalam untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Seandainya petugas jaga tidak cepat memadamkan api itu mungkin sudah miliaran kerugian. Mobil dilautr ada sekitar 10 unit.
"Kita sengaja membuat diluar karena kita memajang mobil baru yang kita miliki," katanya.
Kapolresta Barelang, Kombes pol Eka Yudha yang langsung turun ke lokasi menyebut untuk saat ini baru mengumpulkan barang bukti dan mendengar keterangan saksi-saksi. Belum bisa disimpulkan apa motifnya.
"Kita akan bawa saksi untuk diperiksa di kantor dan kita akan kembangkan kasus ini," kata Eka.
Saat itu juga mobil labfor diturunkan dan petugas identifikasi. Belum ada kesimpulan masih dilakukan identifikasi.
Tedy menduga pelemparan bom molotov itu terkait persaingan bisnis. Namun untuk mengetahuinya diserahkan saja ke penyidik.