TRIBUNNEWSBATAM, AMERIKA - Sebuah kelompok keagamaan di Amerika Serikat
(AS) menyatakan bahwa akhir jaman sudah dekat dan hari itu diperkirakan
21 Mei 2011.
Dilansir AP, Senin (3/1/2011), salah satu
pendukung keagamaan ibernama Marie Exley melakukan sosialisasi
menggunakan billboard dan memasang pengumuman di pemberhentian bus.
Kelompok keagamaan Kristen ini yakin berdasarkan hal yang mereka baca di
Injil, hari kiamat itu akan dimulai 21 Mei 2011 mendatang.
"Banyak
yang mungkin berpikir jika hari akhir sudah dekat mari kita berpesta,"
demikian ujar Exley, 32 tahun, dan merupakan veteran Angkatan Darat AS
yang pernah bertugas di Irak. Gerakan ini dipimpin pendeta Harold
Camping yang bermarkas di Oakland, California, dan menyebarkan pesan
melalui Family Radio Worldwide. Camping mengkalkulasi jika 21 Mei
adalah waktu hari kiamat seperti yang terbaca di Injil.
Camping
yang berusia 89 tahun ini mengatakan ia percaya Injik sebenarnya
memiliki fungsi sebagai kalender kosmik dan menjelaskan berbagai
prediksi yang akan segera terjadi. Pensiunan insinyur sipil ini
menyatakan jika dirinya melakukan kalkulasi setelah membaca berbagai hal
di Injil namun salah satu tanda adalah pendirian negara Israel di tahun
1948 adalah tanda dari hari kiamat sudah tiba.
"Lebih dari gambaran keraguan itu, 21 Mei akan menjadi hari kegembiraan dan hari penghitungan," katanya.
Doktrin
ini dikenal saat sejumlah pengikut diajari bahwa siapapun yang percaya
akan dibawa ke surga sementara sisanya akan tinggal di bumi saat proses
kehancuran terjadi termasuk dengan waktu akan berakhir. Camping percaya
waktu akan berhenti pada Oktober tahun ini.