TRIBUNNEWSBATAM,
BATAM-Ratusan Mahasiswa langsung mengepung dan membuat pagar betis agar
wakil rektor II, Teddy Jurnali tidak bisa keluar dari kampus
universitas Internasional Batam (UIB) sebelum menandatangani pembentukan
Badan Esekutif Mahasiswa (BEM). Teddy pun sempat memancing emosi
mahasiswa yang sudah menggelar demonstrasi sejak pukul 17.00 WIB.
"Anda
bukan pemegang saham di UIB. Jangan mendesak saya untuk menyetujui
tuntutan anda disini,"ujar Teddy saat dikepung mahasiswa UIB tersebut.
Mendapat
jawaban dari Teddy tersebut mahasiswa langsung serentak meneriaki bahwa
Teddy penakut dan tidak pernah menempati janji dan selalu argon dalam
menghadapi tuntan mahasiswa.
Aksi tolak menolak pun terjadi saat
pihak keamanan kampus UIB berusaha membawa Teddy keluar dari kerumunan
mahasiswa. Ratusan mahasiswa pun berusaha mengesekusi Teddy agar tidak
dibawa menuju ke ruang perhotelan UIB. Bahkan ketegangan pun sempat
terjadi antara mahasiswa dengan pihak pengamanan kampus UIB.
"Jangan biarkan Teddy keluar dari kita. Biar dia tandatangan dulu persetujuan pembentukan BEM,"teriak mahasiswa tersebut.
Teddy
pun akhir bisa masuk setelah Andy, salah satu mahasiswa menenangkan
temani temannya yang lain agar tidak membuat anarkis dan memberikan Teddy
untuk masuk ke ruang perhotelan UIB tersebut. Andy beralasan agar bisa
berdialog dengan Teddy atas tuntutan mahasiswa selama ini. Teddy pun
akhirnya bisa masuk setelah beberapa mahasiswa lainnya memberikan
penjelasan kepada teman-temannya yang lain.