A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Ketua BKD Batam Diperiksa Unit II Polres Barelang - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribun Batam

Ketua BKD Batam Diperiksa Unit II Polres Barelang

Jumat, 14 Januari 2011 18:12 WIB
Ketua BKD Batam Diperiksa Unit II Polres Barelang
Tribunnews Batam/ Zabur
Petugas penerimaan CPNS Kota Batam. Foto Ilustrasi
Laporan El Tjandring, Wartawan Tribunnews Batam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM
- Kepala Badan Badan Kepegawaian dan Diklat, Firmansyah, akhirnya memenuhi janjinya kepada kepada pihak Satreskrim Polresta Barelang untuk memberi keterangan terkait santernya pemberitaan tentang penerimaan CPNS kota Batam akhir tahun lalu, Jumat (14/1/2011).

Menggunakan baju koko warna putih dan peci hitam, Firmansyah datang sendiri dan langsung menuju ruang unit II Reserse Ekonomi (Resek). Dia tiba sekitar pukul 14.35 menggunakan mobil dinas plat merah berwarna hijau muda.

Duduk di kursi paling sudut menghadap ke arah timur, penanggungjawab penerimaan CPNS kota Batam ini, tampak serius menjawab setiap pertanyaan yang diajukan penyidik. Ada tiga orang penyidik yang dihadapi Firmansyah.

Lebih dari dua jam Firmansyah diperiksa, posisi duduknya sama sekali tidak berubah. Kedua tangannya ditumpangkan diatas meja penyidik menahan berat badannya yang menjorok ke depan dan hanya sesekali menggoyangkan kedua kakinya. Belum diketahui apa materi pemeriksaan penyidik terhadap Firmansyah.

Sebelumnya Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Aries Andhi mengatakan kedatangan Firmasyah ke Satreskrim Polresta Barelang atas inisiatifnya sendiri. Dia ingin menjelaskan kepada kepolisian prosedur penerimaan CPNS.

"Dia kemarin telpon saya waktu masih di Jakarta bahwa dia akan datang ke Polresta untuk menjelaskan semuanya. Penjelasan ini terkait pemberitaan di media kalau dia akan diperiksa polisi karena diduga telah melakukan KKN dalam penerimaan CPNS Desember lalu," kata Aries.

Menurut Aries inisiatif dari Firmansyah itu adalah hal yang positif. Dia harus menjelaskan semua itu agar masyarakat tidak lagi ragu dan bertanya-tanya atas kabar yang beredar bahwa telah terjadi penyelewengan dalam rekrutmen aparatur negara.

Dia menyebut tertarik untuk melakukan penelusuran terhadap proses penerimaan CPNS kota Batam setelah melihat rekasi dari masyarakat yang merasa tidak puas atas hasil kerja BKD.

"Masyarakat menduga telah terjadi KKN, dan itu dibesar-besarkan oleh media. Itu sebabnya kami berinisiatif untuk melakukan penelusuran pada prosesnya apakah hal yang dipertanyakan oleh masyarakat benar-benar terjadi atau tidak," ujar Aries.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar itu, Aries sudah meminta untuk kepada masyarakat Batam yang mengetahui terjadinya penyelewangan pada penerimaan CPNS yang diumumkan pada akhir Desember lalu. Namun hingga Jumat kemarin, belum ada satu orang pun yang datang memberikan informasi yang sangat dibutuhkannya itu.

Sejak memasuki ruang unit II pada pukul 14.35 hingga pukul 18.00, Firmansyah belum ada tanda-tanda dia akan meninggalkan Mapolresta Barelang. Posisinya juga sama sekali belum berubah, duduk di kursi paling sudut menghadap ke arah timur.
Editor: Dedy Suwadha
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas