Smart Youngster
Komentar Pribadi di Wall, It's Big No No
Komentar Pribadi di Wall, It's Big No No
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM - Saat bikin status di jejaring sosial, orang kadang berharap statusnya itu bakal banyak dikomentari. Soalnya, makin banyak komentar, artinya banyak yang perhatiin kita. Sebaliknya, banyak juga yang suka komentar di status atau wall orang.
Tapi ingat, bikin status dan komentar di status atau wall orang juga ada aturannya loh. Soalnya, kalau asal bikin status bisa bikin orang tersinggung, marah atau bahkan nggak mau kenal lagi. Hmm...apa ya kira-kira aturan bikin status atau mengomentari status orang?
*Jangan umbar banyak informasi tentang dirimu apalagi yang sifatnya pribadi. Kita nggak tau kan apa yang bakal terjadi di masa depan. Ingat, dunia maya meski menyenangkan tetap penuh risiko dan juga orang-orang jahat.
*Berilah porsi komentar yang sewajarnya. Ingat pada siapa kita berkomentar, pada teman, guru, dosen atau orangtua. Jangan terkesan bebas bicara dan komentar seenaknya.
*Hormati dan hargai mereka meski di Facebook sekalipun. Kenali perbedaan antara `Wall' dan `Message'. Suatu pernyataan yang menyangkut hubungan pribadimu dengan pasangan sebaiknya tidak usah terlalu di ekspose di `Wall'. Ini menghindari keisengan orang yang sirik dengan hubungan kalian. Akan lebih pas jika diungkapkan di `Message'.
*Jangan pernah mengubah status hubunganmu jika tidak didasari kesepakatan bersama antara kamu dan pasangan. Beberapa kasus buruk terjadi akibat seseorang mengubah statusnya secara sepihak. Jangan lupa, teman-temanmu atau teman pasanganmu bisa mengetahui hal ini dengan cepat.
*Jangan banjiri akun Facebookmu dengan banyak foto, atau video. Narsis boleh, tapi jangan terlalu over. Memasang foto pribadi yang terlalu berani mengundang keisengan orang lain untuk hal-hal yang tentu akan merugikan dirimu juga.
*Secara etika memang kurang sopan mengundang teman ke acara yang sifatnya pribadi (semisal undangan ultah, syukuran kelulusan) via milis atau bahkan Facebook. Sebaiknya kirimkan undangan langsung ke alamat yang bersangkutan.
*Jangan lupakan keberadaan teman yang berperan sebagai `penghubung' sahabatmu di Facebook. Katakan dari siapa kamu tahu profil mereka.
*Siapkan mental ketika berteman dengan 'someone' yang pernah jadi bagian dari masa lalumu. Beberapa `Status' yang dia tulis bisa jadi bikin kamu cemburu. Butuh kedewasaan untuk bisa menghadapi ini semua.
*Mengeluh di status Facebook. Hal yang paling mengganggu di Facebook adalah membaca wall seseorang yang isinya berupa keluhan pribadi. Jangan nulis keluhan yang sifatnya sangat pribadi di wall. (dri/net)