Selasa, 9 Juni 2026

Penerimaan CPNS 2010

Kisruh CPNS, Dewan Baiknya Bertindak Lebih Tegas

ketidak puasan pribadi dari pimpinan DPRD Kepri, bukan untuk menyerukan kepentingan rakyat.

Tayang:

Laporan Ogas Jambak Wartawan Tribunnews Batam


TRIBUNEWSBATAM, TANJUNGPINANG - Suara lantang DPRD Kepri dalam penyoroti kisruh penerimaan CPNS 2010 sangat kita acungkan jempol. Namun suara lantang itu terkesan adanya ketidak puasan pribadi dari pimpinan DPRD Kepri, bukan untuk menyerukan kepentingan rakyat.


Hal ini dikatakan Ketua OKP Wira Karya dan OKP Derap Langkah Pemuda Tempatan (Delapan), Mentereng Sakti.


”Kita sangat bangga dengan wakil rakyat yang menyuarakan kepentingan rakyat, karena itulah tugas mereka sebagai wakil rakyat,” ungkap Mentereng kepada Tribun, Jumat (21/1/2011).


Namun Mentereng sangat menyesalkan suara lantang itu baru keluar saat kisruh CPNS 2010 ini, bagaimana dengan persoalan yang lebih besar tentang pembangunan Kepri.


”Banyak persoalan besar yang terjadi seperti pembangunan ibukotra provinsi di Pulau Dompak yang menghabiskan angaran Rp 1,9 Triliun. Namun wakil rakyat tidak pernah menyuarakanya, bahkan membahasnya tidak pernah,” ucap Mentereng.


Dia mengatakan seharusnya Ketua DPRD Nur Syafriadi tidak hanya mempersoalkan kisruh CPNS 2010, namun membentuk tim untuk membongkar dugaan korupsi pembangunan pusat ibukota yang dikorupsi puluhan miliar.


Begitu juga dengan mahasiswa yang menyuarakan transparansi CPNS Kepri 2010, Mentereng juga memberikan aplaus. Namun suara mahasiswa itu dinilai masih kurang lantang, karena hanya menyoroti CPNS, sedangkan pembangunan Dompak yang diduga di KKN tidak disoroti.


”Seharusnya mahasiswa juga menyoroti dana hibah kepada Umrah yang mencapai Rp 10 Miliar lebih namun tidak ada pertangungjawabannya,” kata Mentereng.


OKP Wira Karya dan OKP Delapan meminta DPRD Kepri segera untuk membentuk panitia khusus atau tim audit pembangunan ibukota dan dan dana hibah kepada Umrah. Karena hal ini lebih besar lagi dari pada CPNS, dan menyangkut pembangunan Kepri.


”Apakah suara lantang DPRD kali ini dikarenakan adanya calon titipan mereka tidak diloloskan,” ungkap Mentereng. Dia mengatakan akan mempertanyakan hal itu kepada BKD Kepri.


Selain itu masalah kisruh CPNS 2010 ini, Mentereng mengharapkan BKD Kepri untuk transparan kepada masyarakat sehingga tidak menjadi duri di tengah masyarakat. ”BKD harus gentlemen, dan menyatakan yang sebenarnya kepada masyarakat. Jika ada calon titipan sebaiknya digugurkan saja,” kata Mentereng.


Polisi Periksa Maraton

Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang secara maraton memeriksa panitia penerimaan CPNS 2010 Kota Tanjungpinang. Setelah memeriksa Ketua BKD Pok Yong Kadir dan sembilan anggota tim lainya, Kamis (20/1) penyidik memeriksa 6 anggota panitia lainya. ”Kita telah periksa 16 saksi dan masih akan memeriksa saksi lainya,” ungkap Kasat Reskrim AKP Arif Budi, Jumat (21/1).

Dia mengatakan akan memangil para guru yang bertugas sebagai pengawas ujian, pada minggu depan. Penyidik saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti dari para saksi yang diperiksa termasuk bukti-bukti kerjasama dengan badan Sain dan teknologi Universitas Indoensia. Karena UI sebagai pemeriska hasil ujian dan penydia soal. ”minggu depan kita akan pangil beberapa orang pengawas ujian,” ucap Arif Budi.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved