Selasa, 25 November 2014
Tribun Batam

Oiltanking Rencanakan Bangun Terminal di Karimun

Senin, 28 Februari 2011 21:12 WIB

Oiltanking Rencanakan Bangun Terminal di Karimun
tribunnews batam / istimewa/net
Oiltanking Rencanakan Bangun Terminal di Karimun
Laporan M Sarih Wartawan Tribunnews Batam

KARIMUN, TRIBUN
  - Sebuah perusahaan raksasa yang bergerak di bidang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) sementara, Oiltanking, mengincar perairan Karimun. Rencananya perusahaan tersebut akan membangun terminal penyimpanan BBM tersebut di pantai barat pulau Karimun Besar.

"Lokasi yang diincar Oiltanking untuk membangun terminal BBM itu di pantai barat Karimun, lokasinya bersebelahan dengan PT KSS (Karimun Sembawang Shipyard),"kata Kepala Dinas Perhubungan Karimun Cendra Nawazir, di Tanjung Balai Karimun, Senin (28/1).

Oiltanking ini melakukan penyimpanang BBM sementara untuk kebutuhan kapal-kapal besar yang melintas di alur pelayaran internasional, Selat Melaka. Perusahaan tersebut memilih perairan Karimun karena letaknya yang strategis dan berdekatan langsung dengan jalur perdagangan dunia di Selat Malaka.

"Yang pasti, BBM yang ditimbun di sini nantinya ditujukan untuk kebutuhan kapal-kapal dagang di Selat Malaka. Diperkirakan mencapai 500 sampai 1000 kapal per tahun yang akan masuk ke lokasi Oiltanking ini,"jelasnya.
 Keberadaan Oiltanking yang dari sumber Tribun menyebutkan bagian anak perusahaan dari Marquard & Bahls AG asal Jerman dan bergerak di bidang penyedia tangki penyimpanan BBM, kimia dan gas bumi terbesar kedua di dunia di Karimun itu nantinya akan menjadikan terminal BBM terbesar kedua di dunia.

"Dari seluruh terminal BBM yang dibangun Olitanking sudah ada di 18 negara di dunia. Ini akan menjadi yang terbesar kedua di dunia. Yang ada di Singapura sekarang ini bisa kalah dengan yang akan ada di Karimun,"jelas Cendra.

Sementara itu mengenai kapasitas dan nilai investasi Oiltanking di Karimun ini, Cendra mengatakan tidak hafal. Hanya saja dia menyebutkan jumlah kapal yang akan hilir mudik yang mencapai 500 hingga 1000 kapal dalam setahun membuat nilai ekonomis tersendiri bagi daerah ini.

Rencana investasi Oiltanking ini merupakan peluang besar bagi Karimun. Hanya saja, mereka meminta jaminan pemeliharaan alur pelayaran mengingat kapal-kapal yang akan singgah berbobot besar.

"Maka kita berharap pendalaman alur pelayaran dapat cepatnya terealisasikan," katanya.

Saat acara dialog dengan perwakilan Kementerian Kordinator Politik Hukum dan Keamanan sehari sebelumnya, Bupati Karimun Nurdin Basirun yang disinggung soal Oiltanking mengatakan banyak dampak positifnya bagi perkembangan daerah dan negara ini.

Segala lini dan sektor perekonomian akan menggeliat, dari industri hilir dan hulu akan terangkum dalam kegiatan mega raksasa di Oiltanking ini. Terutama sekali akan membuka luas lapangan kerja baru serta usaha-usaha turunan yang dibutuhkan perusahaan Oiltanking tersebut.
 
"Kami berharap masyarakat dapat mendukung penuh dengan menjaga iklim investasi agar tetap kondusif dan pemerintah dari daerah sampai pusat juga akan terus berupaya meningkatkan pelayanan perizinan yang cepat dan efisien. Sebab ini semua akan berdampak positif bagi daerah,"katanya.(msa)
Editor: Dedy Suwadha

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas