A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Gugat Cerai Suami karena Hobi Berzina - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Batam

Gugat Cerai Suami karena Hobi Berzina

Jumat, 4 Maret 2011 16:48 WIB
Gugat Cerai Suami karena Hobi Berzina
Tribunnews Batam / Istimewa
Pengrebekan PSK. Foto Ilustrasi
Hotlines Public Service Jumat 4 Maret 2011
Laporan Candra P. Pusponegoro Wartawan Tribunnews Batam


Pertanyaan:
Harga Buat Anggota Koperasi Lebih Mahal

Halo Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batam, kami ingin menanyakan apakah boleh harga koperasi lebih mahal dari harga di warung atau toko-toko lainnya? Soalnya di tempat kami ini cukup aneh, masak harga jualnya lebih mahal, padahal kami ini masih tercatat secara sah sebagai anggota di koperasi. Coba bagaimana ini Pak?
Pengirim: +628137209xxxx

Jawaban:
Pengurus Koperasi harus Transparan Manajemennya


Terima kasih atas pertanyaan Anda. Urusan harga tergantung kualitas barang, biaya operasi, dan margin. Seharusnya pengurus koperasi lebih transparan kepada para anggota supaya tidak menimbulkan fitnah dan perselisihan. Sebab keuntungan juga untuk kesejahteraan para anggota. Maka perlu ditegaskan, apakah ingin mengutamakan keuntungan koperasi atau membantu para anggota? Tetapi kalau anggota merasa rugi membeli di koperasinya sendiri maka lebih baik membeli saja di warung yang lebih murah. Inilah sebuah sistem pasar yang sesungguhnya. Demikian penjelasan kami.

Ahmad Hijazi SE
Kepala Dinas Perindag dan ESDM Kota Batam
-----------------------------------------------------
-----------------

Pertanyaan:
Gugat Cerai Suami karena Hobi Berzina

Assalamu'alaikum MUI, begini Pak, saya lagi punya masalah, anak saya dua usia 12 tahun dan 9 tahun. Suami saya selingkuh dan saya ingin menggugat cerai dengan alasan agar suami saya menikahi selingkuhannya. Utamanya biar dia tidak berzina terus menerus, kalau saya menggugat perceraian kepada suami, apakah saya ini termasuk berdosa besar? Apa jalan terbaik untuk saya, mohon solusinya Pak?
Pengirim: +628564385xxxx

Jawaban:
Bisa Meminta Hakim untuk Menceraikan Paksa

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Wanita yang tidak suka kepada suaminya bisa mengajukan gugat cerai. Ia bisa meminta kepada qadhi (hakim pengadilan agama) untuk menceraikannya secara paksa agar bahaya dan kezaliman si suami bisa dihindarkan dari istri. Pertama mengenai masalah khulu', maksudnya wanita yang tidak suka terhadap suaminya boleh menebus dirinya.

Caranya, istri mengembalikan mas kawin atau pemberian lainnya yang pernah diberikan oleh suami. Landasannya surat Al Baqarah ayat 229 yang artinya: "Maka ditahan (dirujuk) dengan baik atau menceraikan dengan cara yang baik." Solusi membuka kesempatan bagi istri untuk menyelamatkan dirinya dari penyelewengan kekuasaan suami yang tidak benar. Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat. Wallahu ta'ala a'lam.

KH Tengku Azhari Abbas
Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kepri
----------------------------------------------------------
----------

Pertanyaan:
Teman Non Muslim ingin Pergi Umrah

Halo biro travel umrah, saya memiliki teman non muslim, kebetulan dia ingin sekali ikut umrah. Pertanyaannya apakah bisa teman saya ini ikut umrah ke Makkah? Soalnya dia ini tanya-tanya terus sementara saya bingung untuk menjawabnya. Mohon informasinya Pak?
Pengirim: +628526485xxxx

Jawaban:
Dia Tercatat sebagai Wisatawan dan Pelancong


Terima kasih atas pertanyaan Anda. Syarat untuk ibadah haji dan umrah secara umum sama saja, seperti beragama Islam, baligh, berakal sehat, merdeka, dan istitha'ah (mampu). Apabila teman Anda non muslim maka tidak sah dalam melaksanakan haji atau umrahnya. Jika dia sekedar berkunjung ke tanah suci atau mengikuti ibadah haji atau umrah seperti thawaf dan sa'i maka perjalanan haji atau umrahnya hanya sebatas melancong (tour) saja. Sedangkan untuk ukuran baligh (dewasa) adalah berusia sembilan tahun bagi anak perempuan. Dan usia sekitar lima belas tahun untuk anak laki-laki.

Kemudian seseorang yang belum mencapai usia baligh maka tidak berkewajiban melaksanakan ibadah haji atau umrah. Mengenai maksud merdeka disini adalah tidak berstatus sebagai budak. Bisa diartikan juga bahwa dirinya terbebas dari segala tanggungan hutang dan tanggungan nafkah keluarga yang ditinggalkan. Selanjutnya istitha'ah yang berarti mampu, artinya mampu secara materi dengan tidak memiliki hutang atau siap mental dan spiritual pada waktu menjalankan ibadah di tanah suci.

Drs H Erizal Abdullah MH
Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kepri

------------------------------------------------------------------------------------------------

Pertanyaan:
Kapan MoU Berakhir setelah Kontrak Kerja Sama

Pak Hakim PN Yth, suatu MoU mempunyai jangka waktu setahun namun setelah satu bulan ditandatangani dan sudah ditindaklanjuti dengan penandatangan kontrak kerja sama. Pertanyaannya dengan dibuatnya kontrak kerja sama sebagai pelaksanaan apakah MoU tersebut menjadi berakhir jangka waktunya atau masih tetap berlaku sesuai jangka waktunya? Mohon penjelasan Pak?
Pengirim: +62812704xxxx

Jawaban:
Berlaku Sepanjang Tidak Mencantumkan Klausul

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Kami asumsikan yang Anda maksud dengan MoU adalah Memorandum of Understanding. Dari definisi itu bahwa MoU atau nota kesepakatan atau kesepahaman digunakan sebagai pernyataan kesepakatan atas persyaratan-persyaratan ketika perjanjian lisan belum dibuat dalam bentuk perjanjian formal. MoU dapat juga merupakan perjanjian atau kontrak yang digunakan untuk memaparkan prinsip-prinsip dasar dan pedoman-pedoman dimana para pihak yang akan bekerja sama untuk mencapai apa yang menjadi tujuan mereka.
 
Dalam hal ini apabila MOU tersebut tidak menentukan bahwa penandatanganan kontrak kerja sama mengakhiri masa berlaku MoU, maka MoU tersebut tetap berlaku sampai habis masa berlakunya yaitu satu tahun. Berakhirnya suatu perjanjian ini (dalam hal ini MoU) dapat terjadi antara lain karena hal-hal sebagai berikut (lihat pasal 1381 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata): pembayaran, penawaran pembayaran tunai diikuti dengan penyimpanan atau penitipan, pembaharuan utang, perjumpaan utang atau kompensasi, percampuran utang, pembebasan utang, musnahnya barang yang terutang, kebatalan atau pembatalan, berlakunya suatu syarat batal, dan lewatnya waktu.

Dengan demikian, MoU yang Anda buat memiliki ketetapan waktu berlaku hingga satu tahun. Jadi, MoU tersebut tetap berlaku hingga habis masa berlakunya yaitu satu tahun sepanjang kontrak kerja sama yang baru tidak mencantumkan klausul bahwa dengan ditandatanganinya kontrak kerja sama yang baru mengakhiri masa berlaku MoU yang telah ada sebelumnya. Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

Rudi Rafli Siregar SH
Humas dan Hakim Pengadilan Negeri Kota Batam

---------------------------------------------------------------------------
Editor: Dedy Suwadha
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas