A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Satpol PP Grebek Palajar SMP "Ngesek" Habis Jumatan - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 26 Juli 2014
Tribun Batam

Satpol PP Grebek Palajar SMP "Ngesek" Habis Jumatan

Jumat, 4 Maret 2011 17:00 WIB
Satpol PP Grebek Palajar SMP
Tribunnews Batam / Istimewa
Digrebek Mesum. Foto Ilustrasi
Laporan Rachta Yahya Wartawan Tribunnews Batam

KARIMUN, TRIBUNNEWS
- Mengkhawatirkan! Seorang remaja usia 13 tahun, Rz diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karimun, Jumat (4/3/2011) sekitar siang.

Rz diamankan setelah diduga melakukan tindak asusila bersetubuh dengan My, pacarnya di tepi waduk Sentani, Poros, Kecamatan Tebing.

"Iya, Rz kita amankan setelah kita menerima laporan dari warga di sekitar waduk Sentani, Poros. Rz diduga tengah melakukan tindakan asusila yakni bersetubuh bersama seorang wanita yang diakui Rz sebagai kekasihnya," ujar seorang anggota Satpol PP Karimun yang enggan menyebutkan namanya di kantor Satpol PP Karimun.

Sementara itu Rz saat berada di kantor Satpol PP Karimun di Taman Bunga, Karimun terus membantah tuduhan itu.

Remaja yang diketahui saat ini duduk di kelas VIII salah satu SMP negeri di Tanjungbalai Karimun itu kepada petugas Satpol PP mengaku hanya duduk-duduk santai di tepi waduk Sentani bersama My.

"Tidak, tidak, (kami) duduk-duduk saja," ujar Rz yang kemudian banyak diamnya ditanya petugas.

Rz hanya mengaku dirinya sempat kena pukul oleh warga dibagian lehernya.

Rz juga terlihat syok dengan penangkapannya itu. Beberapa kali Rz terlihat menangis saat berada di kantor Satpol PP.

Sementara itu My berdasarkan keterangan narasumber Tribunnews.com berhasil melarikan diri.

Saat dihubungi Rz melalui sambungan telepon genggamnya untuk dihadirkan di kantor Satpol PP, handphone My tak diangkat.

Untuk kelanjutannya, petugas memanggil orangtua Rz datang melihat anaknya di kantor Satpol PP
Editor: Dedy Suwadha
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas