• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Batam

Baperjakat Bikin Kadis Kasak-kusuk

Selasa, 8 Maret 2011 20:26 WIB
Baperjakat Bikin Kadis Kasak-kusuk
Tribunnews Batam / Istimewa
Pewagai Pemko Batam.
Laporan Sihat Manalu wartawan Tribunnews Batam

BATAM, TRIBUN
- Dalam waktu dekat, bakal ada pergantian para pejabat
di lingkungan Pemko Batam. Saat ini Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan
(Baperjakat), sedang menggodok nama-nama yang bakal duduk untuk eselon II dan
eselon III. Ada lima jabatan eselon II yang kosong dan beberapa pejabat eselon
III.


Sekretaris Daerah (Sekda) Agussahiman mengatakan pihaknya sudah menggodok nama-
nama para kadis yang akan duduk. "Untuk eselon II ada lima posisi yang kosong
dan beberapa eselon III. Kami sedang menggodoknya setelah selesai akan kami
serahkan ke wali kota. Jika wali kota berkenan dengan nama-nama tersebut tentu
akan segera dilantik dalam waktu dekat. Mengenai tanggal pelantikan saya belum
tahu kapan tanggal pastinya," kata Agussahiman, Selasa (08/03/2011).


Ia menyebut lima pejabat eselon II yang kosong itu adalah Asisten Pemerintahan,
Asisten Ekonomi Pembangunan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pariwisata
dan Staf Ahli Pemko Batam. Biasanya lima staf ahli, saat ini hanya empat orang
jadi perlu diangkat satu orang untuk staf ahli.

Agussahiman yang juga Ketua Baperjakat itu mengatakan akan memperhatikan
senioritas, kepangkatan, kemampuan dan track record nya. "Kita ingin para kadis
yang sedang di godok apabila nanti dilantik bisa segera bekerja," katanya.


Informasi yang diperoleh Tribun, untuk posisi Kadis Pariwisata Batam,
disebut-sebut akan diisi oleh Buralimar atau Yusfa Hendri. Sementara untuk
posisi Kadis Perhubungan kemungkinan akan diisi Azwan atau Jefriden. Kemudian
untuk Asisten Ekonomi Pembangunan akan dijabat Wan Darussalam yang saat ini
menjabat Kepala Bapeko. Mengingat Wan sudah sangat lama di Bapeko mencapai 10
tahun lebih dia disebut urutan pertama yang akan digeser berasam pejabat
lainnya.

Pejabat yang sudah lama di jabatannya seperti Kepala Bapeko Wan Darussalam,
Kepala Inspektorat Hartoyo Sirkoen, Kepala DKP, Azwan, Kepala Disperindag, Ahmad
Hijazi, yang sudah menjabat dengan tiga wali kota yakni Nyat Kadir, Manan
Sasmita dan Ahmad Dahlan.


Ahmad Hijazi pernah menyebut dirinya duduk jadi Kadisperindag, karena diminta
tiga wali kota tersebut. Namun dalam perjalanan memimpin Disperindag, sering
tidak seirama dengan para Kabidnya. Bahkan diantara para Kabidnya menyebut sudah
tidak cocok lagi dengan kepemimpinan Ahmad Hijazi sehingga mereka merasa kurang
nyaman dalam bekerja.


Informasi lainnya Kepala Inspektorat Hartoyo Sirkoen akan menjadi Asisten
Pemerintahan menggantikan Asyari Abbas. Sedangkan Kepala Dispenda Raja Supri
disebut akan menjadi Kepala Inspektorat. Untuk Kadispenda ini masih tahap
perebutan, karena dari Dewan ada juga menawarkan dengan catatan siap memberi
pelayanan terbaik.


Beberapa pejabat eselon II dan eselon III mengaku dihubungi dari kantor
seberang, jika mau duduk sebagai Kadispenda. Tapi untuk masuk jadi Kadispenda
tidak mudah harus bayar tiket yang cukup besar nilainya. "Saya ditawari dari
kantor seberang, untuk duduk jadi Kadispenda dan mereka menjamin bisa duduk
jadi Kadispenda, asalkan saya menyetor dulu sejumlah uang. Makanya saya
menolak tawaran itu," kata pejabat yang tidak mau disebut namanya.


Kini para pejabat mulai ada yang kasak-kusuk melakukan pendekatan ke lingkar
kekuasaan, baik ke legislatif, eksekutif dan lewat lembaga adat dan paguyuban.
Beberapa Kepala Dinas yang tidak mau disebut namanya mengatakan sudah melakukan
pendekatan lewat jalur eksternal seperti lewat dewan dan juga lewat lembaga
adat.


Saat ini ada seratus lebih pejabat eselon III dilingkungan pemko Batam yang
sudah mempunyai kriteria dan pangkat IV B. Bahkan diantara mereka sudah ada
enam sampai tujuh kali bergeser posisi dan rotasi. Namun hingga kini masih tetap
sebagai pejabat eselon III. "Kami disini hanya bekerja karena tidak punya
cantolan diatas. Kalau pimpinan tidak selera ke kami walau kami punya kinerja
yang baik, tidak ada harapan kami menjadi pejabat eselon II. Pimpinan berselera
kepada orang tertentu walau masih muda sudah bisa menjabat eselon II. Kami yang
sudah lama bahkan sebentar lagi mau pensiun tetap tidak bergeser. Nasib kami
mungkin tidak sampai eselon II," kata pejabat tersebut.


Untuk mengisi jabatan tertentu dalam kabinet Dahlan-Rudi, kabarnya ada juga
Kadis baru dari luar Pemko. Selain untuk pejabat eselon II yang bakal bergeser,
ada beberapa camat yang bakal diganti, seperti Camat Batu Aji, Camat Sagulung
dan Camat Sekupang. Tiga Camat itu dinilai kurang setia kepada pimpinan yang
ditunjukkan dengan hasil pilwako lalu. Selain itu ada juga camat yang bakal
naik jadi Kadis.

Untuk mengisi jabatan Kadisperindag, akan di plot Rudolf Naputupulu yang sudah
pernah Kabag Perekonomian, Sedangkan untuk Kadis PMP-KUKM disebut akan diisi
Sulaiman Nababan yang saat ini Sekretaris DKP.


Sementara untuk posisi Kepala Bapedalda akan dijabat orang dari Otorita Batam
yang benar-benar memahami Lingkungan Hidup. Untuk posisi Bapedalda disebut akan
dijabat Binsar Tambunan yang saat ini dibidang perencanaan OB dan paham terkait
dengan lingkungan.


Beberapa waktu lalu Kepala BKD Batam, Firmansyah mengatakan tahun 2011 tidak ada
pejabat eselon II yang memasuki usia pensiun. Dengan tidak adanya yang pensiun
maka otomatis hanya ada lima pejabat eselon III yang naik pangkat jadi eselon
II.


Ketua Fraksi PPIR, Irwansyah mengatakan dalam perombakan ini perlu
memperhatikan kepangkatan, senioritas,kemampuan, tarck rekord dan kompetensi.
"Kita berharap wako memperhatikan, jangan like and dislike. Jangan menonjolkan
unsur subyektif tapi benar-benar yang bisa bekerja dan mampu membuat terobosan.
Para Kadis perlu membuat fakta integritas, tak bisa bekerja dalam dua tahun siap
diganti," kata Irwansyah.
Editor: Dedy Suwadha
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
5861 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas