Kamis, 11 Juni 2026

Finance

Kinema Systrans Multimedia Batam Siap Saingi Bollywood

Studio Pembuatan Film Pertama di Indonesia

Tayang:
Laporan Dedy Suwadha Wartawan Tribunnews Batam

BATAM, TRIBUN- Setelah sukses memproduksi sejumlah film animasi yang diputar di Channel Cartoon Network serta stasiun televisi di Singapura, kini PT Kinema Syastras Multimedia membangun fasilitas pembuatan film terbesar dan pertama di Indonesia. Menempati luas area mencapai 30.000 square feet untuk ruang tertutup dan 1 hektar untuk ruang terbuka, Mike Willuan selaku Direktur menamakan studionya sebagai Island Studios.

Untuk menunjukan keseriusan Mike putra dari  Kris Wilian , CEO Citra Tubindo Group digelar pemacangan tiang secara resmi, Jumat (11/3), tanda dimulainya pembangunan Island Studios yang berlokasi di Kawasan Golf Tamarin Santana Nongsa. Hadir dalam peresmian tersebut, Ahmad Dahlan selaku Walikota Batam, unsur pemerintah setempat serta ratusan kru film dan animasi dari PT Kinema Systrans Multimedia.

" Ini wujud keseriusan kami dalam membidik pasar pembuatan film di Indonesia, dan dimulai dari Pulau Batam. Bergerak pertama dengan memproduk film animasi, kami telah hadir di Batam sejak beberapa tahun lalu. Beragam film animasi telah kita produksi seperti Film Animasi Kucing "Garfiel" hingga 52 episode, film Tatsumi, Frankline dan film animasi Meraih Mimpi, dengan bintang Gita Gutawa. Semua film kami diputar di lihat di manca negara. Dan, kehadiran studio pembuatan film di Batam, tentu pangsa pasar dan produksi film lokal maupun asing akan mampu kita kerjakan di Batam,"ujar Mike Wiluan, Jumat (11/3).

Mike sendiri terinspirasi pembuatan studio film ini setelah belajar dan menimpa ilmu dengan melihat langsung bagaimana proses dan produksi Univesal Studio Amerika, Bollywood India, dan Studio Film di Thailand.

"Kita akan meniru konsep univesal studio dan studio luar negeri lainnya yang sukses menggarap film-film kelas dunia. Kita juga akan membuat film yang tidak saja di tonton di Indonesia, tapi juga laku di manca negera.  Semoga saja, keberadaan studio ini dapat menumbuhkan industri film di Indonesia, dan jelas kita yang ada di Batam akan mendapat nama,"ujar Mike yang enggan menyebutkan total investasi mencapai miliaran rupiah.

Mike menargetkan, pembangunan studio dan seluruh perlengkapannya, baik studio terbuka dan studio tertutup akan selesai dan digunakan akhir tahun 2011.

"Kita ada proyek film layar lebar dan akan di produksi di Batam, dan diputar sejumlah negera. Kehadiran studio ini akan sangat membantu, ditambah tenaga ahli yang profesional di bidangnnya. Jika nanti ini beroperasi, maka akan ada ribuan perkerja lagi terlibat dalam dunia perfilm ini,"ujar Mike.

Harapan besarpun disampaikan oleh Ahmad Dahlan. Menurutnya, kehadiran studion pertama di Indoensia ini akan mampu menarik artis-artis ibukota datang, dan juga pihak produser film nasional datang ke Batam.

"Kita telah wujudkan berbagai acara film tingkat nasional di Batam. Kehadiran studio ini menjukan kalau daerah kita tidak main-main berinvestasi di industri ini. Memang banyak wacana kota lain buat studio, seperti di Bandung atau Jakarta, tapi baru di Batam keseriusan itu ditunjukan,"ujar Ahmad Dahlan.

Dahlanpun akan memanfaatkan studio pembuatan film ini, dengan memunculkan ide pembuatan film Hang Nadim.

"Kalau ditanya membuat film apa yang cocok untuk Batam, maka cocoknya film kolosal seperti perjuangan Hang Nadim dalam mengusir penjajah portugal di pulau Batam waktu itu,"ujar Dahlan.

Sedangkan Dewi Ratri General Manager Island Studios menjelaskan studio ini sama dengan konsep Univesal Studio, atau kita akan menjadikan kembaran dari Mediapolis Singapura. Pada tahun ini juga Mediapolis Singapura melakukan pembangunannya.

"Untuk studio terbuka, akan dirancang dan aksesoris sesuai adegan yang diinginkan. Semua tergantung produksi film apa yang akan dibuat. Sifat studio ini juga bisa disewakan, disamping kita memproduksi film sendiri,"ujar Dewi mengakhiri.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved