A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Inilah Wajah Pelayan Kafe Melayani dengan Telanjang Dada - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Batam
Home » Jiran

Inilah Wajah Pelayan Kafe Melayani dengan Telanjang Dada

Kamis, 19 Mei 2011 10:55 WIB
Inilah Wajah Pelayan Kafe Melayani dengan Telanjang Dada
tribunnewsbatam/ istimewa/net
Grand View Topless Coffee Shop di Vassalboro

Laporan Tribunnews

TRIBUNNEWSBATAM.COM, AS - Adegium customer is the king rupanya benar-benar diejawantahkan sempurna oleh pengelola sebuah kafe yang menjual minuman khusus kopi di negeri Paman Sam. Para pelayan di kafe tersebut menyediakan minuman bagi pelanggan sambil bertelanjang dada. Kontan saja, kafe bernama Grand View Topless Coffee Shop di Vassalboro, Maine, Amerika Serikat itu langsung ramai disambangi pembeli, khususnya pria.

Pelayan yang bertelanjang dada tak cuma perempuan, tapi juga laki-laki. Mereka sangat ramah melayani pengunjung yang datang.

Namun, belum lama berselang, kafe tersebut kebanjiran protes masyarakat. Pasalnya sang empunya kafe memasang sebuah pengumuman yang berbunyi Boobies Wanted atau mencari perempuan berdada busung. Akibatnya warga meminta kafe tersebut ditutup.

Sang pemilik kafe, Donald Crabtree tak menggubris tuntutan warga. Ia tetap menjalankan kafe sesuai keinginannya. "Saya ingin membuat hiburan yang menyenangkan banyak orang. Saya akan mempertahankan kafe ini yang sudah berjalan dua tahun," cetusnya.

Meski diprotes, tak sedikit pula yang mendukung kafe tersebut tetap berdiri. "Donald selama ini diperlakukan tidak adil," ujar Jellison, seorang pelanggan kafe.

Editor: Sihat Manalu
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
7983 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas