Lakalantas di Bintan

Tubuh Miswan Hancur Terlindas Dum Truk Tambang Bauksit

Laka Kerja terjadi di Perusahaan Bauksit

Tubuh Miswan Hancur Terlindas Dum Truk Tambang Bauksit
Tribunnewsbatam / ogas jambak
Truk dari Tambang Bauksit di Bintan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BINTAN, - Insiden tragis terjadi pada pertambangan Bauksit, Senin (22/5). Miswan (33) seorang supir dum truk yang bekerja pada PT. Bintan Kharisma Pratama (BKP) tewas setelah terlindas oleh truk yang dikemudikan rekannya sendiri, Saragih.

Berdasarkan informasi yang dihimpunTribun, Kejadian maut di bukit Wacopek tersebut berawal saat Miswan dan beberapa rekan lainnya sedang bersantai dibelakang salah satu truk yang tengah parkir. Kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 wib. Saat itu tampaknya Miswan tengah menikmati istirahat siang setelah mengangkut beberapa trip cucian Bauksit. Tanpa sepengetahuannya tiba-tiba saja truk dibelakangnya mundur. Ternyata Saragih pengemudi truk maut ini tak tahu jika ada rekannya yang tengah duduk di belakang  

Truk ini pun langsung melindas Miswan, akibatnya sebagian tubuh Miswan hancur terlindas beban sekitar 30 ton tersebut. Miswan dipastikan tewas ditempat. Jenazah warga Gesek ini akhirnya dibawa ke RSUD Tanjungpinang. Dari kejadian ini pihak PT. BKP sendiri belum memberikan keterangan terkait insiden ini.

Bahkan untuk memasuki kawasan pertambangan ini, sekuriti tak resmi yang direkrut dari masyarakat sekitar melarang untuk memintai keterangan."Gak ada kejadian apa-apa kok. Tapi yang jelas gak boleh masuk. Kita ini kerja untuk jaga, kalau ada apa-apa kami bisa dipecat," ujar salah seorang penjaga pos di areal tambang ini.

Namun dari pantauan dilapangan memang terlihat sekali aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dilokasi ini sangat minim. Peralatan keselamatan seperti sepatu, helm dan sebagainya tak terlihat satupun dikenakan para pekerja. Keadaan seperti ini sebenarnya terlihat pada hampir semua perusahaan tambang bauksit yang ada di bukit Wacopek.

Terkait kejadian yang menewaskan Miswan, Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Efendri Ali mengatakan tengah melakukan pemeriksaan beberapa saksi. "Kami masih dalam tahap pemeriksaan orang-orang dari perusahaan. Kita akan cari tahu bagaimana kronologis yang sebenarnya. Beberapa barang bukti seperti truk juga akan kita amankan,"ungkap Ali. (san)

Editor: Dedy Suwadha
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help