Lakalantas di Bintan

Paska Pekerja Terlindas, Polisi Periksa Supir Dum Truk

Keamanan Aktifitas Tambang Jadi Sorotan Dewan

TRIBUNNEWSBATAM.COM,  BINTAN, - Kecelakaan kerja yang terjadi disalah lokasi tambang bauksit milik PT. Bintan Kharisma Pratama (BKP), membuat aparat kepolisian dari Polsek Bintan Timur terus melakukan pemeriksaan. Sebelumnya salah seorang pekerja pengangkut Bauksti bernama Miswan tewas secara mengenaskan setelah terlindas oleh Dum truk dilokasi ini.

Kanit reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Efendri Ali mengakui pihaknya mengamankan barang bukti seperti truk yang melindas. Polisi terus melakukan pemeriksaan untuk memastikan jika kejadian tersebut memang murni kecelakaan "Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan supirnya (yang menggilas Miswan)," ungkap Ali, Selasa (24/5).

Miswan seperti diketahui sebelumnya harus meregang nyawa setelah terlindas mobil dum truk. Informasi sementara mengatakan bahwa warga Gesek, Kecamatan Gunung Kijang itu sebelum terlindas memang sedang berada dibelakang truk maut tersebut yang sebelumnya sedang parkir. Tanpa sepengetahuannya, truk yang dikemudikan Saragih tiba-tiba mundur dan melindas pria malang tersebut hingga separuh tubuhnya hancur.

Menanggapi Laka Kerja yang terjadi ini, Wakil Ketua Komisi I DPRD Bintan, Mangapul Marbun melihat ada unsur kelalaian yang terjadi dalam insiden tersebut.

"Jika dilihat dari aspek ketenagakerjaan, kita bisa mempertanyakan dinas terkait seperti Disnaker masalah faktor kemanan pada pekerja di tambang Bauksit. Disnaker sebagai pelaksana teknis harus juga harus ketat melakukan pengawasan," ungkapnya.

Hal tersebut menurutnya melihat dari kurang diperhatikannya aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada aktifitas tambang bauksit. "Kita maklum juga karena sebagian pekerja di tambang ini merupakan pekerja tak tetap. Tapi ini kembali kepada niat baik dari pengusaha," sebut Marbun. (san) 

Editor: Dedy Suwadha
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help