Ssstt..Gudang HP China Ilegal Ada Lantai Dua Lucky Plaza
Tribun Batam - Sabtu, 28 Mei 2011 01:05 WIB
Share |
toko-handphone-tutup-di-batam.jpg
tribunnewsbatam/ hadi maulana
Toko handphone tutup di Batam tutup karena razia
Laporan Afrizal Wartawan Tribunnewsbatam


TRIBUNNEWSBATAM,COM. BATAM
-Sebagaimana diketahui, Batam tidak bisa dipungkiri lagi sebagai gudangnya perdagangan HP dari China secara ilegal. Hampir seluruh konter HP di Batam memasarkan berbagai jenis HP ilegal. Bahkan ironisnya Batam juga dijadikan sebagai daerah strategis untuk menyelundupan HP China ilegal sebelum di kirim kebeberapa daerah di Indonesia. Namun pihak instansi terkait dan pihak kepolisian sendiri terkesan belum pernah melakukan tindakan tegas terhadap penjual HP tersebut.

Penyelundupan HP ilegal ke Batam marak terjadi menggunakan akses laut dengan memanfaatkan lemahnya pengawasan aparat. HP ilegal tersebut kini banyak beredar di pasar dengan harga jual sangat murah, yakni sekitar Rp 300 ribu hingga Rp 700 ribu per unit. Ribuan HP selundupan dari China itu merupakan produk imitasi dari merek terkenal seperti Nokia dan Blackberry.

Perdangang HP ilegal dari Cina ini terkesan sangat bebas di Batam. Harganya relatif lebih murah dibanding HP legal. Hal ini membuat perdagangan HP ilegal ini sangat diminati masyarakat. Walau sudah beberapa kali instansi terkait merazia toko-toko yang menjual HP China ilegal ini, tidak membuat para pedangang jera memperjual belikan. Hanya saja untuk sementara waktu para pedangan tidak berani memajang produk itu di etalasenya. Namun jika ingin memiliki telepon yang harganya miring itu cukup dengan memesan.

Ponsel kini sudah jadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat,  mulai mendekati tingkat kebutuhan masyarakat akan sandang dan pangan. Ditambah karakter masyarakat Batam yang suka pamer dan sering ikut latah tren teknologi (meski sebenarnya belum butuh), maka makin strategis-lah posisi ponsel ilegal ini dalam rantai bisnis dan perdagangan oleh pengusaha-pengusaha nakal di Batam.

Khususnya di Batam, masyarakatnya yang terdiri dari berbagai suku dan etnis. Banyak yang tergiur dengan harga murah ponsel bermerek ilegal, yang biasa disebut barang BM, tanpa memikirkan dampaknya di kemudian hari.

Seperti yang dikatakan Jhoni salah seorang distibutor HP China resmi di Batam, membeli ponsel BM atau HP China ilegal memang menghemat duit. Tapi percayalah, hati ini takkan tentram, katanya, selain karena asal usul barangnya tak jelas dan banyak berasal dari jalur ilegal, pembeli pun takkan punya garansi.

"Sekalinya rusak, ponsel bisa wassalam. Sebab vendor resmi pasti takkan mau perbaiki barang ilegal atau barang tanpa ada garansi resmi-asli. Tukang service ponsel juga banyak yang kerepotan perbaiki ponsel BM, karena standar pabriknya suka beda. Membeli ponsel baru maupun bekas. Meski uang keluar lebih banyak, membeli yang bergaransi, lengkap, dan jelas sumbernya, akan memberi ketenangan hati,"ujarnya Jhoni kepada tribunnewsbatam, Jumat (27/5) di daerah Nagoya.

Jhoni menceritakan, HP China ilegal di pasok ke Batam dari Singapura oleh beberapa orang pengusaha. HP tersebut diselundupkan melalui lewat laut kebeberapa pelabuhan tikus di Batam, katanya, beberepa orang pengusaha diduga rutin menyelundupkan HP China ilegal di Batam, diantaranya IN, ND, AC dan AW.

"Beberapa orang ini menyelundupkan HP China melalui pelabuhan tikus bang, bahkan ada juga yang berani melalui pelabuhan resmi. Orang-orang ini lah pemain lamanya. Bahkan AW sendiri mempunyai gudang di Lucky Plaza. Sedangkan IN mempunyai gudang di daerah Sekupang, AC di daerah Baloi,"beber Jhoni.

Sama halnya yang dikatakan oleh salah seorang oknum di jajaran kepolisian, beberapa pengusaha yang dikatakan sebagai penyelundup HP ilegal ke Batam itu, katanya, sudah memiliki jaringgan yang kuat dengan atasan dan para petinggi instansi terkait, katanya lebuh lanjut, para penyelundup HP ilegal ini tidak akan gamang tersentuh hukum.

"kami pernah menangkap orang-orang ini dulu mas, bahkan lengkap dengan barang bukti ribuan HP ilegalnya. Tapi tidak beberapa lama saya di minta mundur oleh atasan melalui telfon. Saya dimarah-marah atasan setelah itu,"cerita oknum yang tidak mau disebutkan namanya ini.

Saat melakukan penangkapan di tengah laut dulunya, katanya, nahkoda kapal yang membawa HP ilegal ini tidak segan-segan membentak anggota yang menangkapnya."Kita pernah di bentak nahkoda kapal nya mas. Saat kita amankan, nahkoda bilang "kamu tidak tahu ya ini barang siapa, saya nekat saja. Bahkan sempat saya injak-injak nahkodanya itu. Tapi tidak lama saya langsung ditelfon atasan diminta mundur. Kalau tidak salah, HP yang dibawa kapal itu milik IN,"ceritanya.

Sementara itu Kepala seksi penindakan KPU BC Batam Nugroho saat dimintai keteranggan mengenai maraknya peredaran HP China ilegal di Batam mengatakan, BC hanya mengawasi HP resmi melalui pelabuhan resmi, katanya, maraknya HP China ilegal beredar di Batam paska razia dilakukan kementrian kominfo dan Disperindak kota Batam beberapa lalu, katanya lebih lanjut, pihaknya belum mendapat informsi.

Namun saat ditanya mengenai penyelundupan HP China ilegal ke Batam, katanya kepada tribunnewsbatam melalui telfon, tau sendiri lah HP ilegal itu lewat mana."kalau masalah masuknya itu saya tidak mau berkomentar lah, tahu sendiri lah mas dari masuknya HP itu. Kalau lebih jelasnya jangan melalui telfon ini lah,"tutup Nugroho singkat.

Sementara itu pantauan tribunnewsbatam di beberapa mall tempat penjual HP, Lucky Plaza, Top 100 Jodoh belum terlihat pedangang memajang HP China ilegal. Namun jika ada pembeli bisa diambilkan oleh penjaga toko.

"HP Cina tak jual dulu lah mas, maksudnya tidak dipajang dulu. Katanya masih akan ada razia. Tapi kalau ada yang mau beli kita ambilkan. Bos beli HP China ini di Lucky Plaza, belinya sama siapa kami tidak tahu,"ujar salah seorang pedangang HP di Top 100 jodoh.(apr)

Editor : dedy suwadha

© 2010 Tribunnews-Batam.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe