Jumat, 12 Juni 2026

Asusila

Inisial Fat dan Pur Digrebek Warga Berduan Hingga Larut Malam

Inisial Fat dan Pur Digrebek Warga Berduan Hingga Larut Malam

Tayang:
Laporan Nazar wartawan tribunnewsbatam.com


TRIBUNNESBATAM.COM, BATAM
- Ratusan warga Sei Pelenggut, Sabtu (11/6) dinihari kemarin menggerebek pasangan selingkuh yaitu Fat (39) dan Pur (40) salah satu tukang ojek di daerah Bengkong tengah berduaan didalam rumahnya hingga larut malam di Kavling bukit seroja RT O9 RW 03 Sei Pelenggut.

Warga yang kesal dengan ulah pasangan selingkuh yang sama-sama sudah berkeluarga dan punya anak itu akhirnya diarak warga menuju rumah ketua  RT 09, Udin Lawang untuk dimintai keterangan.

Pasangan selingkuh, Pur dihadapan tokoh masyarakat dan RT setempat sempat mengelak telah melakukan mesum dirumah wanita selingkuhannya itu, ia mengaku hubungannya hanya sebatas berteman saja dengan pasangan wanitanya itu. Ia juga mengaku bahwa keberadaan dirinya di rumah Fat tengah malam itu baru saja selesai mengantar pulang Fat usai pulang kerja malam.

"Saya cuma tukang ojek langganan dia pak, hampir setiap malam saya antar dia pulang kesini. Dan saya malam itu disuruh singgah sebentar sama dia (Fat),"dalih Pur kepada ketua RT setempat dan dihadapa masyakat kavling bukit kamboja. Sabtu (11/6) dinihari.

Pasalnya, menurut warga setempat pasangan selingkuh ini diketahui warga sudah sering berduaan hingga larut malam. Bahkan, beberapa kali diperingati warga tidak pernah diindahkan, sehingga membuat warga resah dan geram dan akhirnya memuncak dengan penggerebekan.

"Sudah lama mereka ini berduaan sampai malam dirumah Fat, wanita ini bekerja dipanti pijat didaerah Batam Center. Wanita itu asal Manado  sudah pisa ranjang dengan suaminya karena masalah rumah tangga, seperti, ada pihak ketiga, dan bisa jadi pria ini penyebabnya. Nah.. Sejak itulah, fat sering membawa Pur kerumahnya hingga larut malam,"ujar ketua RT 03 Udin Lawang. Sabtu (11/6).

Sedangkan, warga lainnya menuturkan, pasangan selingkuh ini diketahui sudah sudah sama-sama memiliki anak dari suami dan istrinya masing-masing. Akan tetapi mereka nekad nekad selingkuh.

"Fat itu baru 2 tahun tinggal disini, dan dia sering sekali bawa laki-laki itu menginap di rumahanya. Banyak warga kok yang sering melihat aksi mereka hampir setiap hari berduaan didalam rumah. Bahkan, fat juga sangat jarang bersosialisasi dengan tetangganya," tukas Inda warga lainnya.

Setelah diintrograsi dengan warga, akhirnya keduanya mengakui dirinya telah selingkuh. Dan atas kesepakatan warga bersama pasangan itu dikenai denda untuk membayar uang fasum sebesar Rp500 ribu.

"Dan mereka diminta warga agar membuat surat pernyataan untuk tidak lagi mengulanginya lagi, karena mereka masih memiliki pasangan resmi, dan lagian mereka sangat meresahkan warga disini," ungkap warga lainnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved