Bhayangkara Speed Offroad 2011 Ajang Belajar Perelly Kepri
Tribun Batam - Minggu, 10 Juli 2011 14:34 WIB
Share |
off_road_polda_Kepri_3.jpg
Tribunnewsbatam / dedy suwadha
Bhayangkara Speed Offroad 2011 Ajang Belajar Perelly Kepri 1
off_road_polda_Kepri_1.jpg
Tribunnewsbatam / dedy suwadha
Bhayangkara Speed Offroad 2011 Ajang Belajar Perelly Kepri 2
off_road_polda_Kepri.jpg
Tribunnewsbatam / dedy suwadha
Bhayangkara Speed Offroad 2011 Ajang Belajar Perelly Kepri 3
off_road_polda_Kepri_2.jpg
Tribunnewsbatam / dedy suwadha
Bhayangkara Speed Offroad 2011 Ajang Belajar Perelly Kepri 4
IMG01884-20110710-1324.jpg
Tribunnewsbatam / dedy suwadha
Bhayangkara Speed Offroad 2011 Ajang Belajar Perelly Kepri 5

Laporan Dedy Suwadha Wartawan Tribunnewsbatam.com


TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM
- Hampir 40 orang perelly lokal Kepri dan Nasional menunjukan kemahiran dalam ajang Bhayangkara Speed Offroad 2011, di Sirkuit Semi Permanen di Pasir Putih Batam Centre.

Ajang yang digelar dua hari sejak, Sabtu (9/7/2011) ini pada hari kedua Minggu (10/7/2011), adalah pelaksaan lombah penentian pemenang dari masing-masing kelas mobil yang dipertandingkan.

Menurut Franz, pecinta Off Road dan seorang peserta lomba menjelaskan kegiatan ini dalam rangka mememeriahkan HUT Polda Kepri dan juga ajang lanjutan dari event-event offroad dan sprint relly yang telah digelar selama ini di Kepri.

Agar lebih banyak mendatangkan pengalaman baru dibidang perlombaan, juga dapat bermanfaat bagi peserta lokal, apa dan bagaimana membangun mobil off road standart relly.

"Ada 19 mobil dari Jakarat didatangkan pada perlombaan ini. Menariknya, mobil-mobil ini bisa dijadikan acuan standar mobil off road yang bisa diperlombakan. Disamping itu, kemampuan perserta luar Batam tentu bisa dijadikan ajang tukar informasi dan pengalaman,"ujar Franz, Minggu (10/7/2011).

Bahkan, untuk membuat jalur atau lintasan perlombaan, masukan juga diberikan oleh tim-tim dari Jakarta.  "Kita manfaatkan hampir 30 hektar lahan yang digunakan. Karena ini sifat kecepatan waktu, maka yang diuji dan dipertandingan dua kendaraan yang diadu kecepatannya.  Untuk nilai akhir, akan digabungkan nilai atau poin tertinggi siapa,"ujar Franz yang juga pemiliki Bengkel dan Showroom GTM Batam.


Ilmandri Tertinggi Kapolres Terendah


Perlombaan sendiri dibagi atas enam kategori mobil dan juara. Ada kelas sedan dan kelas mesin empat tak, ada jeep, kelas off road.


Untuk poin tertinggi dari seluruh kategori, hasil klasemen hingga Minggu siang, pengumpulan poin tertinggi atas nama perelly Batam Ilmadri/Edison dengan nilai ss1-ss4 400 poin, yang turun di kelas empat tak.

Untuk jenis sedan tercatat  Agus Graha/ Dino poin tertinggi 395 dan kelas Jeep terlihat tim dari DKI Jakarta dengan mobil berkualitas standar modifikasi lebih unggul dari pada peserta lokal.

Sedangkan di kelas eksebisi pemula, terlihat nama Eka Yudha yang juga tercatat sebagai Kapolresta Barelang mendapat nilai terendah hanya 20 poin saja. (ded)

Editor : dedy suwadha

© 2010 Tribunnews-Batam.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe