A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Quran Centre Siapkan SMP dan SMA - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Batam

Quran Centre Siapkan SMP dan SMA

Rabu, 13 Juli 2011 19:54 WIB
Laporan: Abd Rahman Mawazi, Wartawan Tribunnewsbatam.com

SEMUA orang tentu ingin mendapatkan prestasi yang membanggakan. Tetapi perlu diingat, bukanlah hal mudah bagi para santri untuk bisa meraih prestasi tersebut.

Ada sederet agenda kegiatan yang harus dijalani selama berada di asrama. Mulai pagi hingga malam, selalu saja dipenuhi dengan jadwal-jadwal yang telah dibuat oleh pengurus asrama.

Menurut cerita Mukhlish, seorang siswa Quran Centre, dia harus bangun pagi sebelum adzan subuh berkumandang. Mereka harus berjamaah di masjid yang berada tak jauh dengan lokasi asrama. Tidak cukup sampai di situ, mereka pun harus mengaji lagi sembari menunggu mentari pagi menyinari bumi dan mempersiapkan diri untuk berangkat ke sekolah masing-masing.

Maklum, santri yang tingkat SMP dan SMA tidak sekolah di Quran Centre karena sekolahnya saat itu belum dibuka. Baru tahun ini yayasan Quran Centre membuka sekolah formal tingkat SMP dan SMA.

"Kalau jam sekolah, kami sekolah masing-masing. Saya sekolah di MTs Nahdlatul Watan di Tanjung Riau. Kalau Ulfa sekolah di MAN Batuaji, Annissha sekolah di SMP 20 Tiban. Kami tidak sama sekolahnya karena di sini baru buka tahun ini. Insya Allah saya akan melanjutkan di MA Quran Centre saja," kata Mukhlish yang baru lulus dari MTS ini.

Usai sekolah, biasanya mereka kembali lagi mengaji secara jamaah sembari menunggu waktu menjelang maghrib. Selepas Isya, barulah para santri mendapatkan jam pelajaran khusus sesuai dengan bidang yang dipelajari. Bagi yang belajar qira'ah, maka hanya belajar qira'ah saja. Bagi yang menghafal maka akan menghafal Al Quran saja.

Sedangkan yang tidak memiliki jadwal pelajaran khusus, mereka akan diwajibkan belajar mata pelajaran yang diajarkan di sekolah masing-masing.

Jam belajar akan dinyatakan selesai oleh pengurus asrama sekitar pukul 22.00 WIB. Itu tentu waktu yang sudah cukup larut sehingga mereka langsung melepaskan lelah dengan tidur. Ya, begitulah aktivitasnya kehidupan di asrama yang bernama  YAB. Datuk Seri Haji Mohd Ali bin Haji Mohd Rustam. (man)
Editor: Tri Indaryani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas