Rabu, 10 Juni 2026

Pembunuhan Sadis Istri Polisi

AKBP Mindo Janji Kejar Aktor Pembunuhan

AKBP Mindo Tampubolon ingin otak pelaku pembunuh istri tercintanya, Putri Mega Umboh, segera terungkap

Tayang:

Laporan wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Mindo Tampubolon ingin otak pelaku pembunuh istri tercintanya, Putri Mega Umboh, segera terungkap dan tertangkap.

Ia tak rela istrinya tewas secara mengenaskan, namun belum diketahui otal pelaku pembunuhnya. "Suami mana yang rela istrinya tewas dibunuh. Pak Mindo pasti ingin menguak siapa dalangnya, siapa sih yang bunuh, dia pasti kejar," ujar anggota tim kuasa hukum Mindo, Donny Setiawan, seusai mendampingi pemeriksaan Mindo, Sabtu (30/7/2011) malam.

Menurut Donny, dalam pemeriksaan kali kedua ini di Mabes Polri ini, Mindo diperiksa selama empat jam. Dengan alasan masih proses penyidikan, Donny menolak berkomentar seputar pertanyaan yang disampaikan penyidik kepada Mindo.

Namun, anggota tim kuasa hukum lainnya, Lindung P Sihombing, mengakui pada pemeriksaan Kamis (28/7/2011) malam, Mindo ditanya penyidik soal alibinya saat kejadian terbunuhnya istrinya, pada 26 Juni 2011.

"Yang jelas dipanggil sebagai saksi untuk masalah istrinya yang dibunuh. Karena Pak Mindo kan orang terdekat, suaminya, ini supaya jelas, untuk menguak fakta yang sebenarnya," ujar Donny.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan bahwa masalah dugaan keterlibaran Mindo ditangani Divisi Propam Mabes Polri. Sedangkan para tersangka yang berasal dari sipil tetap ditangani pihak Polda Kepri.

Namun, Donny mengatakan bahwa penyidik yang memeriksa Mindo adalah penyidik Polda Kepri, bukan dari Propam Mabes Polri. Meski begitu, Donny akui tempat pemeriksaan selama dua hari terakhir dilakukan di Bareskrim Polri. "Penyidiknya dari Polda Kepri kok," kata Donny.

Menurut Donny, pemeriksaan Mindo dilakukan di Jakarta, karena kebetulan tengah berada di ibukota. "Saya enggak tahu keperluan apa pak Mindo sedang di Jakarta, itu kan pribadi," katanya.

Seperti diberitakan, jenazah Putri Mega Umboh ditemukan dengan kondisi mengenaskan di hutan telaga Punggur, Batam, Kepri, 26 Juni 2011.

Putri diduga tewas di tangan sejumlah tersangka, Rosma alias Ros (pembantu korban), Gugun Gunawan alias Ujang (kekasih Ros), dan sejumlah sekuriti di Perumahan Anggrek Mas 3, Batam.

Hingga saat ini, kepolisian belum mampu menangkap otak pelaku dan mengungkap motif kasus pembunuhan ini, kendati telah ditelusuri sejak sebulan lalu.

Justru para sekuriti yang menjadi tersangka justru menyangkal terlibat dalam pembunuhan tersebut dan mereka justru mengaku mengalami penyiksaan di dalam tahanan Polda Kepri.

* Bantah Dikonfrontasi dan Penahanan Kota

Dalam perjalanan kasus ini, penyidik Polda Kepri menemukan fakta baru setelah membuat BAP kedua terhadap seluruh tersangka.

Kepada penyidik, Ujang dan Ros selaku pelaku utama mengaku ada perencanaan dari orang yang mengorder pembunuhan sebelum eksekusi bahwa Hotel Bali ditetapkan sebagai tempat persembunyian. Selain itu, hutan Punggur Batam dipilih sebagai lokasi pembuangan mayat Putri, yang jaraknya dekat dengan Polsek Nongsa.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved