A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Gelar Megengan, Warga Jawa Tumpengan Bareng - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribun Batam

Gelar Megengan, Warga Jawa Tumpengan Bareng

Minggu, 31 Juli 2011 14:06 WIB
Laporan Wartawan Tribun Candra P. Pusponegoro

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Ritual menyambut bulan suci Ramadhan di Batam dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggelar doa bersama di masjid, mushola atau tempat lainnya.

Begitu juga dengan yang dilakukan oleh komunitas warga Jawa di Batam. Mereka menggelar tradisi megengan di Asrama Haji Batam Centre, Sabtu (30/07/2011) malam. Selain berdoa, warga Jawa juga membuat nasi tumpeng (nasi kuning) yang kemudian peserta menikmati hidangan menggunakan piring dari daun pisang (pincuk) seraya duduk lesehan dengan menggunakan tikar.

 Wakil Gubernur Kepri DR H M Soerya Respationo SH MH sebagai ‘Ki Lurah Punggowo juga hadir memberikan pencerahan dan motivasi.

“Megeng berarti menahan nafas, kalau megengan menahan segala aspek dalam kurun waktu tertentu. Jadi dengan refleksi megengan ini diharapkan puasa kita lebih berkualitas dari tahun lalu,” ujar Soerya Respationo.

Selain itu, dia menegaskan saat ini nurani, kejujuran dan kebersamaan sudah mulai luntur. Untuk itu, dengan datangnya Ramadhan, diharapkan masyarakat mulai bersemangat lagi untuk saling kerja sama (rukun dan guyub) kembali. Siapapun akan merindukan kondisi dan situasi yang seperti ini.

“Alhamdulillah ada 600 punggowo (komunitas warga Jawa) yang hadir dan sekarang kita sudah memiliki 68 paguyuban di Batam. Mari kita berikan kontribusi yang membangun bagi Batam dan Kepri,” ajak Soerya Respationo.
Editor: Purwoko
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas