Lakalantas di Bintan

Lalai.. Mobil Camat Toapaya di Bintan Remuk

Kecelakaan Saat Iringi Agenda Pengecekan e-KTP, Ajudan Wakil Bupati Tabrak Truk Pasir di Gesek

Lalai.. Mobil Camat Toapaya di Bintan Remuk
tribunnewsbatam/ muhammad ikhsan
Mobil Camat Toapaya di Bintan Remuk
Laporan Muhammad Ikhsan Wartawan Tribunnewsbatam.com

BINTAN, TRIBUN - Mobil Toyota Avanza milik camat Toapaya, Roni Kartika yang dikemudikan ajudan wakil bupati, Taufik Hidayat (33) mengalami kecelakaan di simpang empat Gesek, tepat di depan pos polisi Lantas, Jumat (21/10).

Bagian depan mobil ini ringsek dan hancur setelah menubruk bagian kiri truk lori pengangkut pasir dengan keras. Beruntung bagi Taufik, pria ini berhasil selamat dari kecelakaan tersebut, tak ada luka ditubuhnya.

Sebenarnya siang itu, rombongan wakil bupati Bintan, Khazalik akan meninjau pelaksanaan rekam data e-KTP di kecamatan Toapaya. Kebetulan camat Toapaya Roni Kartika memilih satu mobil dengan Khazalik. Taufik yang kemudian akhirnya mengemudikan mobil Roni. Tidak ada penumpang lain di mobil ini.

Saat di perlintasan, mobil yang mengangkut Wakil Bupati dan Camat lebih dulu menuju Kecamatan, sementara Taufik mengiringi dari belakang. Jalur yang ditempuh Taufik agak berbeda, dia melewati jalur dua yang akan memotong jalan lintas Kawal-Tanjungpinang saat perempatan Gesek. Namun sesaat melintasi simpang ini, sebuah lori pengangkut Truk lewat. Taufik pun tidak bisa menghentikan laju kendaraannya. Alhasil tabrakan pun tak bisa dihindari, bagian depan mobil penyok dan rusak parah.

"Saya kaget tiba-tiba ada lori melintas, mobil ini langsung menabrak. Saya rasa bermimpi aja saat menabraknya. Antara betul atau tidak saja, lalu saya cek tubuh saya nggak ada apa-apa, mesin saya matikan, lalu keluar," ungkap Taufik.

Hal ini menurutnya menurutnya suatu musibah yang tidak bisa dihindari lagi. "Mau gimana lagi, yang namanya musibah," sebutnya.

Sementara itu Camat Toapaya, Roni Kartika langsung menuju tempat kejadian saat mendapat informasi. Roni pun merasa lega setelah mengetahui pengemudi, Taufik tidak ada terluka. "Biarlah mobil ini, yang penting Taufik nggak apa-apa," ujar Roni, lega.

Rencana pemantauan e-KTP di Kecamatan Toapaya tetap dilakukan Wabup, namun memang terpaksa tidak didampingi oleh camat yang mengecek kejadian ke TKP.

Sementara itu, pengemudi Lori, Dedi Andika Putra mengatakan, mobil avanza yang dikemudikan Taufik tiba-tiba saja menabrak truk yang dikemudikannya. Truk bermuatan pasir ini hanya sedikit mengalami kerusakan di bagian samping kiri.

"Tiba-tiba saja mobil itu menabrak, kecepatannya kencang, kita pun kaget," sebutnya.

Polisi akhirnya mengevakuasi kedua mobil ini ke pinggiri jalan. Kapolpos Lantas, Polsek Gunung Kijang, Brigadir Johnson Minpin mengatakan insiden ini dalam tahap proses. "Kalau pelanggaran lalu lintas tetap ada, karena ada kami melihat ada unsur kelalaian," jelas dia.

Johnson mengatakan perempatan gesek memang sangat rawan kecelakaan, hal ini disebabkan karena minim rambu-rambu dan belum adanya Trafic Light. "Mudah-mudahan usulan trafic light dan rambu-rambu ini bisa segera direalisasikan," tambahnya.

Selain dilokasi ini, Johnson mengakui 3 titik lainnya di jalur Tanjungpinang-Kawal ini yang rawan adalah tikungan Argo 46 dan Simpang Tembeling. Secara keseluruhan dia mengatakan ada sekitar  5-6 titik pengusulan traficlight dan rambu lalin ke Dinas Perhubungan. (san)

Editor: Dedy Suwadha
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help