A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Rekan Sejawat Guru Fr Meragukan Kasus Mesum yang Menimpa Temannya - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribun Batam

Rekan Sejawat Guru Fr Meragukan Kasus Mesum yang Menimpa Temannya

Kamis, 10 November 2011 23:25 WIB
Rekan Sejawat Guru Fr  Meragukan Kasus Mesum yang Menimpa Temannya
tribunnewsbatam/ istimewa
Tempat Bimbel yang biasa Guru Fr mengajar
Laporan Ikhsan Wartawan Tribunnewsbatam.com

BINTAN, TRIBUN - Kasus rekaman adegan mesum Fr (32) seorang guru Matematika SMA Negeri di Kijang dengan Mr (23) pegawai honorer Sekretariat Daerah pemkab Bintan jadi tanda tanya besar. Walau bukti dan fakta penangkapan Fr, akibat kasus rekaman tersebut diakui kuat oleh pihak Sekolah, yang pernah membesuk ke sel tahanan Polsek Bintan Timur. Namun hingga detik ini polisi masih menyembunyikan kasus tersebut 


Ada dengan polisi? Pertanyaan ini mulai terlontar ditengah masyarakat. Kasus rekamanan mesum ini, menurut Ikatan Pemuda Tarbiyah Indonesia (IPTI) Bintan, Suyito, tidak hanya menjadi masalah pribadi kedua pelaku adegan. Namun status guru PNS yang disandang Fr, otomatis juga membawa nama dunia pendidikan di Bintan.


"Jika bukti dan saksi memang sudah kuat atas penangkapan Fr yang seorang guru ini. Polisi pun seharusnya memberikan klarifikasi resmi, apa masalah sebenarnya. Agar tidak beredar opini macam-macam ditengah masyarakat. Karena Fr seorang guru juga, ini juga hak publik untuk mempertanyakannya," terang Suyito yang juga seorang akedimisi salah satu perguruan tinggi di Tanjungpinang ini


Hal tersebut jika memang mecemarkan nama dunia pendidikan, setidaknya dengan keterangan yang diluruskan polisi lanjut Suyito, publik harus tahu. "Persoalan ini harus ada efek jeranya. agar tidak terjadi lagi. Ada kesan kasus ini akan di peti-es kan. Jika sampai sekarang polisi tidak memberikan keterangan, kita semua pasti berpikir ada something wrong (sesuatu yang salah) dari kasus ini," sebutnya.


Kanit reskrim Polsek Bintan Timur Ipda Efendri Ali mengakui belum diijinkan oleh pimpinannya memberikan klarifikasi lanjut. "Nanti ada waktunya, saat ini atasan belum memberikan instruksi untuk memberikan keterangan," sebut Ali saat dihubungi kemarin.  


Kapolsek Bintan Timur, Komisaris, Achmad Suherlan juga masih sulit untuk ditemui terkait klarifikasi yang masalah yang menyeret nama baik pendidikan di Kabupaten Bintan ini.


Proses tindak lanjut kasus Fr sendiri seakan terputus dari pantauan publik. Banyak rumor beredar Fr sudah tidak berada di sel tahanan Polsek Bintan Timur. "Kabarnya pak guru sudah keluar dari sel ya??," tanya salah seorang guru sekolah lain di Kijang.


Sementara itu, korban Fr yakni Mr, sejak Selasa (8/11) tidak masuk kantor. Mr sebenarnya sudah nampak Syok, sejak Senin (7/11) lalu saat masuk kerja. Saat akan dikonfirmasi saat itu pun Mr terlihat menghindar.  


"Kami sebenarnya sudah melihat ke rumahnya, cuma kita nggak menyinggung pembicaraan terkait hal ini. Hari senin lalu saat masih masuk kerja, nampaknya dia sudah banyak menangis," ujar Herry Wahyu, Kabag Organisasi di Setdakab Bintan, kemarin.


Sementara itu, Ramzan, Kepala Sekolah Menengah Atas tempat Fr mengajar mangatakan bahwa guru-guru disekolahnya berinisiatif melakukan aksi solidaritas untuk membantu keluarga Fr paska penahanan tersebut.


"Bagaimanapun dia punya istri dan anak-anak. Dia juga bekerja disini. Jadi berdsarkan kesepakatan bersama dalam rapat, guru-guru berinisiatif untuk menyumbang membantu anak-anak dan istrinya," sebut Ramzan. (san)

Editor: Dedy Suwadha
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
17772 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas