Rabu, 26 November 2014
Tribun Batam

Waspada Kupon Penipuan Berhadiah Mobil di Kopi ABC

Kamis, 10 November 2011 17:58 WIB

Waspada Kupon Penipuan Berhadiah Mobil di Kopi ABC
Tribunnewsbatam / ucu rahman
Undian penipuan di kemasan minuman. Foto ilustrasi
Laporan Ogas Jambak Wartawan Tribunnewsbatam.com

TANJUNGPINANG, TRIBUN
- Seorang pegawai RRI Tanjungpinang, Suwabi hampir menjadi korban penipuan undian berhadiah dari kopi ABC. Pasalnya Suwabi mendapat kupon berisi hadiah langsung satu unit mobil
Nissan Grand Livina di bungkus sachet kopi ABC yang ia beli.

Karena berhadiah mobil, Suwabi langsung menghubungi nomor yang tertera di kupon hadiah tersebut, dan orang yang menerima telepon langsung meminta untuk dikirimkan uang Rp 3,5 juta.

“Uang tersebut harus dikirim sebelum jam 12 siang, kalau tidak akan hangus. Jika sudah dikirim mobil akan langsung dikrim ke Tanjungpinang,” ungkap Dewi, istri Suwabi Kamis (10/11).
 
Menurut Dewi, suaminya saat itu buru-buru hendak mengirim uang. Namun ia langsung mencegahnya dan meminta untuk menanyakan terlebih dahulu ke dinas social. Suwabi langsung mendatangi Dinsos, dan menanyakan kupon undian berhadiah yang ia dapatkan dalam bungkus Kopi ABC.

"Saat itu pihak Dinsos menerangkan agar jangan transfer uang, karena undian berhadiah tersebut memang ada tapi sedang bermasalah dan sedang diusut pihak berwajib," kata Dewi. Dia mengatakan suaminya Suwabi tidak mentransfer uang tersebut.
 
Menurut Dewi waktu menelpon orang yang mengaku dari Kopi ABC, Suwabi ditawari hendak transfer ke nomor rekening mana, kemudian Suwabi pun memilih Bank BRI. Disuruh transfer ke nomor Rek 0427-01-000431-504  Atas nama Sevin Putriana, Bank BRI cabang Jakarta .

Sementara itu Kaporles Tanjungpinang AKBP Suhendri melalui Kasat Reskrim AKP Arif Budi Purnomo Sik, menghimbau kepada seluruh warga Tanjungpinang agar waspada dan tidak mudah percaya dengan kupon-kupon undian berhadiah yang berada dalam kemasan makanan, minuman, atau lainnya.

 "Sudah banyak yang menjadi korban penipuan dengan modus, mendapat kupon hadiah dalam kemasan makanan atau minuman, jika memang mendapatkan kupon tersebut, lebih baik ditanyakan pada pihak terkait," himbau Arif Budi. (gas)
Editor: Dedy Suwadha

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas