Jiran
Mantan PM Israel Dituduh Terima Suap
Mantan PM Israel Dituduh Terima Suap
Sebagaimana dilansir CNN, Kamis 5 Januari 2012, Selain Olmert ada 13 tokoh dan tiga perusahaan yang juga didakwa, termasuk di antaranya adalah dua mantan Walikota Yerusalem Uti Lupliansky dan Danny Dankner, dan mantan direktur salah satu bank utama di Israel, Hapoalim.
Menurut catatan dalam dakwaan itu, para tersangka terlibat dalam tiga skandal suap yang saling terkait. Suap tersebut menyangkut proyek pembangunan real estate di seluruh Israel. Salah satu proyeknya adalah pembangunan Holyland, sebuah apartemen mewah di selatan Yerusalem.
Sejak dibangun pada 2007, apartemen ini telah menjadi simbol keangkuhan dan korupsi aparat. Selain suap, para tersangka juga dikenakan dakwaan pencucian uang dan penipuan pajak.
Olmert saat ini juga tengah menghadapi kasus korupsi yang diduga dilakukannya pada 2002 dan 2006 ketika menjabat walikota Yerusalem dan anggota kabinet di bawah Perdana Menteri Ariel Sharon. Olmert menggantikan Ariel pada 2006 dan mengundurkan diri pada Agustus 2008 setelah kasus korupsinya menguak.
Menurut laporan jaksa penuntut, Olmert mengeluarkan dua tagihan pada pengeluaran perjalanan dinas pejabatnya. Dia juga diduga menerima uang gratifikasi dari pengusaha Amerika Serikat.
Pada pengadilan pertamanya 25 September 2009, Olmert mengaku tidak bersalah dan mengatakan hanya menjadi korban pencemaran nama baik.