Gubernur Kepri HM Sani bersama unsur muspida lainnya melukan peninjauan terhadap kapal perintis Sabuk Nusantara 30 di Tanjungpinang beberapa waktu lalu
TRIBUNNEWSBATAM, JAKARTA - Kapal perintis KM Sabuk Nusantara 30 yang baru diresmikan oleh Menteri Perhubungan, EE Mangindaan pada Senin(9/1/2012) kemarin,di Tanjungpinang, langsung kandas saat dioperasikan. Kandas terjadi karena saat kapal akan meninggalkan Pelabuhan Kijang, ketika saat itu air laut sedang surut.
Informasi yang didapatkan dari Kementerian Perhubungan disebutkan, setelah diresmikan oleh menhub, KM Sabuk Nusantara 30 langsung beroperasi menuju Kijang untuk mengisi BBM. Setelah mengisi BBM sebanyak 38 kiloliter kapal bertolak menuju Tambelan pada pukul 19.00 WIB.
Sayang, setelah menempuh jarak 1,5 mil perjalanan yaitu pada posisi 00 derajat 49' 51" Lintang Utara/ 104 derajat 36' 51" Bujur Timur, kapal kandas. Posisi saat itu masih di perairan Selat Kijang.
Sekitar pukul 20.30 WIB, Adpel Kijang dan Adpel Tanjung Pinang menuju lokasi. Kondisi kapal diketahui kandas dan tidak bisa olah gerak karena pada saat itu air surut.
Sambil menunggu air pasang, didatangkan bantuan yaitu Tug Boat Jangkat untuk membantu. Pukul 24.00 WIB saat Jangkat datang membantu menarik, posisi air sudah pasang.
Pada Selasa (10/1/2012) pukul 00.10 WIB KM Sabuk Nusantara 30 berhasil lepas dari kandas dan kembali ke Pelabuhan Kijang untuk diperiksa kondisinya. Ternyata kondisi kapal tidak ada kerusakan. Pukul 04.00 WIB KM Sabuk Nusantara 30 melanjutkan perjalanan menuju Tambelan.