Rabu, 10 Juni 2026

Semarak Imlek 2012

KTM Diramaikan Ratusan Warga RRC

Selain sebagai tempat ibadah bagi umat Budha, patung Dewi Kwan Im di KTM Resort Tanjungpinggir,

Tayang:
Laporan Tribunnews Batam, Hadi Maulana

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Selain sebagai tempat ibadah bagi umat Budha, patung Dewi Kwan Im di KTM Resort Tanjungpinggir, Sekupang telah menjadi salah satu magnet pariwisata di Kota Batam. Hal ini terlihat pada perayaan Imlek tahun 2012, sedikitnya ada ribuan pelancong dari berbagai negara memadati KTM Resort yang terdiri 500 san pengunjung dari RRC, dan sisanya masing-masing dari Malaysia dan Singapura.

Pantauan Tribun di KTM Resort, terlihat keberadaan patung setinggi lebih kurang 26 meter itu semakin menyempurnakan keindahan KTM Resort yang menghadap langsung ke Singapura. Pengunjung KTM Resort dan orang yang sembahyang di Patung Dewi Kwan Im Tanjungpinggir ini tidak hanya dari Singapur, Malaysia dan RRC, bahkan ada yang dari Thailand, Vietnam negara lainnya.

Ng Djui Tjie, Humas KTM Resort kepada Tribun menuturkan pemandangan seperti ini sudah tidak mengherankan lagi, bahkan tidak saja pada saat Imlek, pada hari perayaan besar agama Budha pantung Dewi Kwan Im juga ramai dipadati pengunjung dari berbagai negara.

"Ini sudah biasa, dan kerap terjadi di hari-hari besar agama Budha," kata Ng Djui Tjie, Senin (23/1/12).

Diakui Ng Djui, suasana ini terlihat sudah sejak seminggu sebelum perayaan Imlek, dan tiga hari menjelang Imleknya baru terjadi puncak ramainya. "Untuk suasana normalnya diperkirakan tiga hari setelah perayaan imlek," ungkap Ng Djui Tjie.

"Kebanyakan para pengunjung yang datang kemari berkeinginan untuk memanjatkan doa untuk kesejahteraan, panjang umur, kesuksesan ataupun keselamatan dalam hidupnya," kata Ng Djui Tjie lagi.

Dibagian lain, Raj Khumar, salah seorang pelancong dari malaysia, ditemui di KTM Resort mengaku dirinya berkunjung ke KTM Resort dalam rangka liburan dan sekaligus ingin menyaksikan secara dekat patung Dewi Kwan Im.

"Kata teman-teman yang pernah ke sini menuturkan bahwa patung Dewi Kwan Im yang ada di KTM Resort sangat bagus dan indah, makanya bersama keluarga saya pingin menyaksikan secara dekat," kata Raj Khumar.

Berbeda dengan Santo, remaja dari asal negara singa ini mengaku pergi ke KTM Resort untuk merayakan Imlek di disini sekaligus beribadah. "Saya tidak pernah merayakan Imlek di Batam, makanya saya pergi ke KTM Resort untuk merayakan Imlek sekaligus beribadah dan melihat secara dekat pantung Dewi Kwan Im ini," kata Santo.

Menurut Santo patung Dewi Kwan Im ini merupakan wujud penjelmaan Budha yang penuh belas kasih. Pada hari-hari tertentu, patung Dewi Kwan Im menjadi salah satu pusat etnis Tionghoa untuk melakukan sembahyang. Yang biasanya dilaksanakan setiap bulan 2, 6 dan 9 penanggalan kalender Cina. Atau sekitar bulan Maret, Juli dan Oktober pada 2011 ini.

Tidak hanya warga Batam dan sekitarnya, pesona patung Dewi Kwan Im juga menarik kunjungan warga Jakarta ataupun negara tetangga, Singapura dan Malaysia. Kedatangannya terkadang juga membawa serta keluarga dan anak-anak untuk memberikan persembahan seperti buah apel, jeruk mandarin, kue dan air berkah yang diharapkan dapat berdampak pada kelancaran rezeki keluarga.

Sebagai tempat sembahyang, di sekitar lokasi patung Dewi Kwan Im juga terdapat vihara dan klenteng. Tempat ini biasa juga ramai pengunjung saat perayaan Imlek atau tahun baru Cina seperti saat ini.

Sebagaimana pada perayaan Imlek tahun lalu, vihara dan klenteng di dekat patung Dewi Kwan Im KTM Resort ini menjadi salah satu tempat melakukan sembahyang etnis Tionghoa beragama Budha. Selain beribadah, momen ini juga menjadi perjalanan wisata yang terdapat di area KTM Resort.

Berbagai sajian berupa jeruk, kue keranjang, dan dupa diletakan di depan patung Dewi Kwan Im. Satu-persatu mereka bergantian melakukan ritual atau sembahyang di depan patung tersebut.

Patung Dewi Kwan Im ini dicatat dalam rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), 5 November 2008 sebagai patung Dewi Kwan Im tertinggi di Indonesia. Patung dengan tinggi 22,37 meter dan berat 112 ton ini, tingginya melebihi patung Dewi Kwan Im yang telah ada sebelumnya di Pematang Siantar, Sumatera Utara setinggi 19,8 meter.

Patung yang terbuat dari rangka beton yang dicor dan pembuatannya menghabiskan waktu delapan bulan tersebut, dicatat dalam piagam nomor 3959/MURI/IX/2008. Piagam diserahkan oleh manager MURI, J. Ngadri kepada pemilik KTM resort, Koh Tiet Meng. (mau)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved