Rabu, 10 Juni 2026

Semarak Imlek 2012

SPBU Pilih Tutup Premium dan Solar Habis

SPBU Pilih Tutup Premium dan Solar Habis

Tayang:

Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATA M -Bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar disejumlah Satasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dikawasan Batuaji, dan Tanjunguncang mulai langkah. Bahkan dua SPBU memilih tutup karena tidak hanya premiun dan solar yang habis, petramax juga ikut ludes.

Masing-masing SPBU di jalan Brigjen Katamso Tanjung Uncang yang memilih tutup sejak pagi. Begitu juga dengan SPBU yang berada di Simpang Base Camp juga ikut tutup. Bahkan SPBU ini mulai kehabisan premium, solar dan petramax sejak Minggu (22/1) pagi.

Beberapa pengendara lagi-lagi kewalahan mencari premium. Papan pemberitahuan yang bertuliskan Preimum habis dan sedang dalam perjalanan. "Bensin dalam perjalanan. Mungkin tak lama lagi sampai. Kalau premium dan petramax sudah kosong mulai dari Minggu (22/1) lalu," ujar seorang pekerja di SPBU.

Beberapa SPBU lainnya seperti di SPBU Sei Temiang yang dijual hanya petramax, begitu juga dengan SPBU simpang Tobing, Aviari terlihat antrean panjang pengendara untuk mendapatkan petramax. Sementara dua SPBU yang berada di Tembesi dan MKGR juga mengalami antrean kendaraan panjang. Dua SPBU ini juga hanya menjual petramax.

"Pasokan premium dan solar sudah habis sejak pagi Minggu (22/1) dan sampai saat ini belum ada pengiriman. Ya mungkin karena hari libur sehingga tidak ada mobil pertamina datang,"ujar Yanto salah satu petugas SPBU Tembesi.

Hal senada juga disampaikan Deni, petugas SPBU Simpang Tobing, Aviari. Dia mengatakan stok petramax sudah menipis dan diperkiraan tidak sampai malam. "Ya mau bagaimana lagi, jika habis petramax, ya SPBU akan tutup,"ujarnya.

Sementara dengan kembali langka BBM ini, membawa rezeki tersendiri bagi pedagang peremium enceran dipinggir jalan. Pedagang pun mengambil kesempatan dengan habisnya premium dan solar hampir disemua SPBU. Bahkan harga premium enceran yang dijual dengan menggunakan botol air mineral ukuran 1,5 liter seharga Rp 15 ribu. Dengan Rp 15 ribu permium yang dijual dengan botol air mineral, berarti pedagang mendapat keuntungan sebesar Rp 8.250.

Ada juga pedagang enceran yang menjual dengan harga Rp 10 ribu setiap satu botol air mineral. Dengan habisnya premium dan petramax hampir disemua SPBU, mau tidak mau pengendara terpaksa membeli premium yang dijual dipinggir jalan dengan menggunakan air botol miniral.

Parlin salah satu pedagang premium enceran yang ada dijalan menuju jembatan I Barelang ini mengaku tidak mengetahui sama sekali dengan harga premium yang dijualnya dengan harga Rp 15 ribu untuk satu botol air mineral atau sabanyak 1,5 liter.

Dia hanya disuruh suaminya, dan harga Rp 15 ribu yang dipatok suaminya itu, alasannya karena banyak pengendara yang ingin mengunjungi jembatan I Barelang ditambah lagi dengan habisnya premium disejumlah SPBU.(bur)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved