Semarak Imlek 2012
SPBU Pilih Tutup Premium dan Solar Habis
SPBU Pilih Tutup Premium dan Solar Habis
Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATA M -Bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar disejumlah Satasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dikawasan Batuaji, dan Tanjunguncang mulai langkah. Bahkan dua SPBU memilih tutup karena tidak hanya premiun dan solar yang habis, petramax juga ikut ludes.
Masing-masing SPBU di jalan Brigjen Katamso Tanjung Uncang yang memilih tutup sejak pagi. Begitu juga dengan SPBU yang berada di Simpang Base Camp juga ikut tutup. Bahkan SPBU ini mulai kehabisan premium, solar dan petramax sejak Minggu (22/1) pagi.
Beberapa pengendara
lagi-lagi kewalahan mencari premium. Papan pemberitahuan yang
bertuliskan Preimum habis dan sedang dalam perjalanan. "Bensin dalam
perjalanan. Mungkin tak lama lagi sampai. Kalau premium dan petramax
sudah kosong mulai dari Minggu (22/1) lalu," ujar seorang pekerja di
SPBU.
Beberapa SPBU lainnya seperti di SPBU Sei Temiang yang dijual hanya
petramax, begitu juga dengan SPBU simpang Tobing, Aviari terlihat
antrean panjang pengendara untuk mendapatkan petramax. Sementara dua
SPBU yang berada di Tembesi dan MKGR juga mengalami antrean kendaraan
panjang. Dua SPBU ini juga hanya menjual petramax.
"Pasokan premium dan solar sudah habis sejak pagi Minggu (22/1) dan
sampai saat ini belum ada pengiriman. Ya mungkin karena hari libur
sehingga tidak ada mobil pertamina datang,"ujar Yanto salah satu petugas
SPBU Tembesi.
Hal senada juga disampaikan Deni, petugas SPBU Simpang Tobing, Aviari.
Dia mengatakan stok petramax sudah menipis dan diperkiraan tidak sampai
malam. "Ya mau bagaimana lagi, jika habis petramax, ya SPBU akan
tutup,"ujarnya.
Sementara dengan kembali langka BBM ini, membawa rezeki tersendiri bagi
pedagang peremium enceran dipinggir jalan. Pedagang pun mengambil
kesempatan dengan habisnya premium dan solar hampir disemua SPBU. Bahkan
harga premium enceran yang dijual dengan menggunakan botol air mineral
ukuran 1,5 liter seharga Rp 15 ribu. Dengan Rp 15 ribu permium yang
dijual dengan botol air mineral, berarti pedagang mendapat keuntungan
sebesar Rp 8.250.
Ada juga pedagang enceran yang menjual dengan harga Rp
10 ribu setiap satu botol air mineral. Dengan habisnya premium dan
petramax hampir disemua SPBU, mau tidak mau pengendara terpaksa membeli
premium yang dijual dipinggir jalan dengan menggunakan air botol
miniral.
Parlin salah satu pedagang premium enceran yang ada dijalan menuju
jembatan I Barelang ini mengaku tidak mengetahui sama sekali dengan
harga premium yang dijualnya dengan harga Rp 15 ribu untuk satu botol
air mineral atau sabanyak 1,5 liter.
Dia hanya disuruh suaminya, dan harga Rp 15 ribu yang dipatok suaminya itu, alasannya karena banyak pengendara yang ingin mengunjungi jembatan I Barelang ditambah lagi dengan habisnya premium disejumlah SPBU.(bur)