Syahrul Tewas Setelah Dihantam Angkot Bimbar yang Ugal-ugalan
Tribun Batam - Jumat, 27 Januari 2012 22:57 WIB
Share |
Angkot-Hancur-Nabrak-Pohon-di-Depan-SPBU-Pandan-Wangi.jpg
Tribunnews Batam / Nyonk
Angkot Jenis Bimbar Hancur saat kecelakaan. Foto ilustrasi
Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM
- Akibat ugal-ugalan supir angkot Bimbar dijalan raya, merenggut nyawa Syahrul Ahmadi (20) pengendara sepeda motor. Syahrul Amadi yang merupakan warga bengkong palapa I, RT04 RW07 saat itu tewas dilindas oleh Bimbar Merah BP 7195 DU, di depan Rumah sakit Camantha Sahidiya Mukauning,  Kamis (26/1) sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat kejadian Syahrul mengendarai sepeda motor Jupiter Z biru dengan nompol  BP 5846 FG .Supir Bimbar yang tak diketahui namanya itu kabur usai melindas korban sementara enumpang Bimbar selamat.

Beberapa saksi yang melihat langsung menyeburkan kecelakaan maut itu bermula dari aksi ugal-ugalan dua Bimbar jurusan dapur 12- Jodoh. Dari arah Batamcenter.

"Bimbar ini (bimbar yang tabrak sepeda motor) lagi kejar-kejaran dengan dengan Bimbar lainnya saat itu berada didepan, ngebut kali," ujar Nita salah satu penumpang Bimbar yang tabrak itu.

Karena asik kejar-kejar tiba di lokasi kejadian, Bimbar yang menabrak korban semula dilajur kanan tiba-tiba memotong ke lajur kiri untuk mendahului Bimbar yang dikejarnya. Namun apes di lajur kiri ini, ada Syahrul yang tengah melaju dengen kecepatan rendah menggunakan sepeda motornya yang juga dari arah yang sama.

Tabrakan tak terelak. Sepeda motor korban langsung diseruduk Bimbar. Syahrul pun terbanting dengan sepeda motornya ke pinggir jalan bagian kiri. Karena masih dalam posisi laju, Bimbar tersebut tidak bisa ngelak dan lagi-lagi  melindas tubuh Syahrul bagian Dada ke atas.

Dan terus melaju menuju hingga ke hutan. Bimbar tersebut berhenti setelah menabrak pepohonan di hutan pinggir jalan. Syahrul pun tergeletak bersimbah darah dipinggir jalan. Sepeda motornya juga rusak.

"Supirnya langsung loncat dan kabur," ujar Nita penumpang lainnya  yang terlihat gemetar dan ketakutan.

Syahrul yang menjadi korban, merupakan karyawan PT Rikres Indonesia itu langsung tewas ditempat dengan kondisi yang mengenaskan. Tengkorak kepala pecah, bola mata kiri keluar dan remuk bagian dada kiri. Syahrul pun langsung dibawa  ke RSCM oleh warga dan polisi. Karena sudah tewas Syahrul akhirnya di bawa ke ruangan jenazah.

"Memang dari dulu selalu yang bekin onar di jalan mobil angkot. Nyawa kayaknya sudah tidak berarti lagi oleh supir angkot. . Sudah tabrak orang tewas malah kabur. Polisi harus lebih ketat lagi mengawasi supir angkot," ujar Zaki Setiawa salah seorang warga.

Kecelakaan itu juga menyebabkan jalanan di lokasi kejadian macet beberapa saat. Mobil Bimbar dan sepeda motor korban langsung diamankan polisi unit satlantas Polresta Barelang.

Sementara suasana di kamar Jenazah RSCM mendadak riuh beberapa saat. Keluarga korban yang datang tidak kuasa menahan tangis. Tariakan histeris memeceh keheningan RSCM.

"Bang apa salah kau bang. Jangan tinggalkan kami bang," tangis Mauliza dan Fauzia adik korban.

Keluarga korban memintah agar polisi segera menangkap supir Bimbar dan memberikan hukuman yang setimpal.(bur)

Editor : dedy suwadha

© 2010 Tribunnews-Batam.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe