Pajak

Belum Sosialisasi.. Tarif Parkir di Batam Naik Jadi Rp 2.000

Hal tersebut ditemukan masih banyaknya warga yang tidak mengetahui adanya rencana kenaikan

Belum Sosialisasi.. Tarif Parkir di Batam Naik Jadi Rp 2.000
Tribunnewsbatam/ net/ist
Karcis Baru Parkir Batam
Laporan Tribunnews Batam, Yusuf Riadi

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Penyesuaian tarif retribusi parkir umum yang lama di kota Batam dengan tarif baru belum tersosialisasikan dengan baik oleh Dinas perhubungan kota Batam. Hal tersebut ditemukan masih banyaknya warga yang tidak mengetahui adanya rencana kenaikan retribusi parkir yang akan di terapkan awal Maret mendatang.

Pantauan Tribun dibeberapa titik parkir di kawasan Nagoya dan Jodoh, masih banyaknya pengendara kendaraan bermotor  masih belum tahu adanya kenaikan tarif retribusi parkir yangakan diterapkan Dinas Perhubungan Kota Batam

"Sampai saat ini belum tahu adanya kenaikan tarif parkir di Kota Batam, dan tadi bayar parkir masih tetap seperti  biasa yakni Rp 500," jelas Dian warga Bengkong yang dijumpai Tribun usai membayar retribusi parkir di salah satu
pertokoan di kawasan Jodoh, Jumat (3/2) siang.

RM salah seorang juru parkir di kawasan Nagoya mengatakan, memang ada rencana kenaikan retribusi parkir di Batam namun belum terlaksana dan masih dalam tahap sosialisasi. sejak 1 Februari kenaikan retribusi parkir sudah
disosialisasikan.   

"Sejak awal bulan Februari kemaren sudah ada sosialisasi kenaikan tarif parkir, namun masih banyak warga yang belum mengetahui, dan kita juga tidak bisa memaksa harus menarik retribusi dengan tarif baru, karena belum mendapatkan karcis yang baru," ujar juru parkir tersebut. 

Dijelaskannya, meski dalam tahap sosialisasi kenaikan tarif parkir namun ada juga warga yang mengetahui, bahkan sudah ada yang mulai membayar retribusi dengan ketentuan yang baru.

"Ada juga pengendara mobil yang membayar parkir sebesar Rp 2 ribu, tapi jumlahnya tidak banyak lah," katanya.

Tanggapan warga juga cukup beragam terkait kenaikan tarif parkir, mulai dari yang setuju dengan adanya trif baru hingga yang kontra dengan diberlakukanya kenaikan tarif sebesar 100 persen.

Rival salah seorang warga Bukit Senyum yang biasanya membayar retribusi parkir kendaraan roda dua, menilai bisa saja menaikan retribusi parkir di Kota Batam, asalkan sistem pelayanannya kepada pengendara harus ditingkatkan dan harus di rubah dari sebelumnhya.

"Palayanan para juru parkir harus ditingkatkan, jangan hanya bisa menaikan tarif parkir saja, di Batam masih banyak di temukan juru parkir asal-asalan, terkadang hanya memakai celana pendek tanpa ada identitas pengenalsebagai petugas parkir resmi," keluh Rival

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam Nomor 1 tahun 2012 tentang Penyelenggraan dan Retribusi Parkir. Maka tarif retribusi parkir untuk kendaraan roda empat dan roda dua di Kota Batam. Untuk kendaraan roda dua, mengalami kenaikan dari Rp 1000 menjadi Rp 2000, dan roda dua Rp 500 menjadi Rp 1000. Termasuk tarif retribusi kendaraan jenis truk dan kendaraan sejenisnya mengalami kenaikan sebesar Rp3.000 per sekali parkir. (adi)

Editor: Dedy Suwadha
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved