Pertamax Tembus Rp 9.300 Per Liter
Tribun Batam - Minggu, 5 Februari 2012 14:19 WIB
tribunnewsbatam/ istimewa
Harga Pertamax Naik
Laporan Tribunnews Batam, Candra P. Pusponegoro
TRIBUNNEWSBATAM.COM,
BATAM - Harga Pertamax di Batam kembali mengalami kenaikan yang cukup
signifikan, yakni Rp 9.300 per liternya. Kenaikan ini dimulai pada Kamis
(1/2/2012) kemarin. Sebelumnya, harga bahan bakar minyak (BBM)
nonsubsidi ini Rp 9.000 per liternya, bahkan Januari 2012 kemarin
harganya Rp 8.900 per liter.
Staf Pengawas SPBU 14.294.718 di
Batam Centre, Masdianto mengatakan kenaikan harga minyak nonsubsidi ini
sangat variatif. Antara Rp 200 sampai Rp 300 per liternya. Menurut
Masdianto, kenaikan harga minyak ini dikarenakan adanya penyesuaian
harga pembelian minyak dari PT Pertamina.
“Pertamax naik pukul
00.00 WIB tanggal 1 Februari 2012 kemarin. Dalam satu bulan biasanya
naik sebanyak dua kali,” ujar Masdianto kepada Tribun, Sabtu
(4/2).
Akibat kenaikan minyak tersebut membuat sejumlah pemilik
kendaraan di Batam merasa khawatir. Selain itu, banyak pengendara yang
mengurangi jumlah pembeliannya. Artinya, biasanya apabila pemilik biasa
membeli Pertamax 20 liter, kini mereka hanya membeli di bawah dari
takaran itu.
“Biasanya mereka (pelanggan-Red) membeli 20 liter,
karena harga naik beberapa pelanggan mengurangi jumlah pembeliannya,”
terang Masdianto menambahkan.
M Marjuki, salah satu pembeli
Pertamax yang dijumpai Tribun di SPBU Kampung Seraya, Sabtu (4/2)
menyebutkan biasanya setiap 4 hari sekali dia membeli Pertamax fuel
tank. Dengan adanya kenaikan tersebut, jatah pembelian Rp 25 ribu yang
biasanya penuh, kini tangki sepeda motornya tidak bisa terisi penuh
lagi.
“Khawatir juga sih kalau harganya naik terus. Biasanya saya
membeli Rp 25 ribu saja sudah penuh (fuel tank), tapi karena naik ya
nggak bisa penuh seperti kemarin. Mudah-mudahan
Pertamax bisa turun lagi,” harap Marjuki saat dijumpai di lokasi yang
mengendarai Honda Supra BP 4256 DO sambil berlalu.
Masdianto
menambahkan, penyebab kenaikan harga minyak ini dikarenakan harga minyak
dunia juga ikut melonjak. Oleh sebab Pertamax tidak mendapatkan subsidi
dari Pemerintah, maka harganya naik turun (fluktuatif). Untuk itu,
pihaknya selalu memberikan informasi harga pada papan sebelum masuk
lokasi SPBU.
“Naiknya minyak ini karena harga minyak dunia juga
tidak stabil. Makanya di setiap SPBU ada papan nama yang selalu up date
memberikan informasi harga minyak setiap harinya. Untuk itu, jika
masyarakat ingin membeli BBM ke SPBU bisa melihat dulu di papan
informasi harga minyak yang terkini,” jelas Masdianto.
Pantauan
Tribun di beberapa SPBU, Sabtu (4/2) mulai pukul 15.00-16.00 WIB, tidak
terlihat antrean yang panjang di gardu Pertamax. Antrean yang memanjang
terlihat pada gardu-gardu pengisian
bahan bakar bukan pertamax, yakni gardu bahan bakar khusus pengisian
premium atau solar. (tia)
Editor : dedy suwadha