TRIBUNEWSBATAM,
TANJUNGABU- Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Kecamatan Kundur mengalami
kesurupan massal saat mengikuti mata pelajar di salah satu laborotarium
di SMP tersebut, Sabtu (4/2) kemarin.
Kejadian ini, sempat
membuat aktivitas belajar mengajar terganggu. Untuk menghindari
kemungkinan buruk, pihak sekolah terpaksa memulangkan siswanya lebih
awal.
Kesurupan bermula saat para siswa mendadak berteriak
histeris dan pingsan saat mengikuti jam pelajar di Laborotarium SMPN1
tersebut. Namun beberapa saat kemudian justru siswa yang lain
tiba-tiba mengalami kejadian serupa.
Siswi yang mengalami
gejala kesurupan itu sempat membuant sekolah panik. Karena siswa
kesurupan terus berjangkit dari satu siswa ke siswa lainya. Beberapa
siswa dan guru kemudian mencoba menenangkan mereka. Namun, siswa lainnya
ternyata justru ikut kesurupan. Siswa yang tak sadarkan diri itu
dibopong untuk dilarikan ke Masjid.
Para guru sempat kewalahan
menangani siswa yang kesurupan karena jumlahnya terus bertambah. Bahkan
beberapa siswa yang semula ikut merawat temannya yang kesurupan justru
menangis ketakutan dan meminta keluar dari ruangan.
Kepala
sekolah SMP Negeri 1 Kecamatan Kundur, Edwin mengatakan, pihaknya belum
bisa memastikan penyebab kesurupan tersebut. Dugaan sementara hal
karena adanya pengaruh dari luar.
"Kita tidak tahu yah sebabnya.
Sehingga siswi ini keserupan. Yah, mungkin saja ada pengaruh makhluk
halus,"kata Kepala SMA Negeri 1 Kundur.
Erwin menambahkan,
seluruh siswa yang kesurupan itu dilarikan ke masjid untuk dilakukan
perawatan. Bahkan, para siswi yang kesurupan itu harus dilakukan
rukhiyah.
Kepala Sekolah SMP 1 Kecamatan Kundur ini berharap
agar kejadian serupa ini tidak terjadi lagi. Namun, Erwin belum bisa
menjamin, siswi ini tidak kesurupan lagi.