Public Service
Pengemudi Protes Nomor Retribusi Parkir Tidak Ada
Pengemudi Protes Nomor Retribusi Parkir Tidak Ada
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM -Beberapa pengemudi baik kendaraan roda empat dan roda mulai protes kepada juru parkir. Karena setiap karcis retribusi yang diberikan sebagai tanda sudah membayar nomor serinya tidak ada. Inilah yang menjadi pemicu bagi pengemudi kendaraan yang protes.
Sementara juru parkir malah tidak tahu dan langsung mengecek karcis
retribusi yang dipegangnya dan ditemukan semuanya tidak ada nomor seri.
Tidak meyakini kalau karcis retribusi tidak memiliki nomor seri, juru
parkir yang diprotes warga ini langsung menemui rekannya hanya untuk
melihat apakah karcis retribusi milik temannya itu ada nomor seri. Namun
temannya yang juga selaku juru parkir juga tidak ditemukan nomor seri
dikarcis retribusi itu.
"Saya tidak tahu kalau karcis retribusi tidak tertera nomor seri.
Setelah diprotes tadi oleh pengemudi saya langsung melihat semua karcis
retribusi ke semua teman-teman juru parkir, ya memang tidak tertera dan
kosong dan hanya ada tulisan Seri A No,"ujar Samuel salah satu juru
parkir dikawasan Aviari Plaza, Batuaji, Senin (5/3).
Dia mengatakan selama ini tidak pernah mengembalikan karcis retribusi
kepada koodinator parkir. Karena hanya menyetorkan uang dari pungutan
parkir dengan besaran yang sudah ditentukan. Jadi setoran uang retribusi
parkir bukan berdasarkan berapa jumlah kendaraan yang parkir, namun
besarannya sudah ditentukan meski kendaraan yang parkir itu sepi.
"Kami
tidak pernah menyetor uang dari retribusi parkir berdasarkan kendaraan,
namun satuannya suah ditentukan. Misalkan saya sendiri harus menyetor Rp
60 ribu setiap harinya. Dengan kenaiakn retribusi parkir, maka setoran
juga naik dari ketentutuan sebelumnya,"ujarnya.
Yudi salah satu pengemudi kendaraan roda empat mengaku heran, karena
setiap menerima retribusi parkir pasti nomor serinya tidak ada. Tidak
hanya di kawasan Aviari Plaza saja, hampir semua tempat didatangi dan
membayar retribusi parkir pasti nomor serinya tidak ada.
"Bisa-bisa saja karcis retribusi itu palsu. Bagaimana mau buat laporan sedangkan nomor seri karcis retribusi saja tidak ada. Pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, harus turun langsung dan mengawasinya. Perbaiki dulu sistem pelayanan ke pada masyarakat,"ujarnya singkat. (bur)