Minggu, 23 November 2014
Tribun Batam

Sebuah Kamar di Sekretariat HMI Diobrak-abrik Aparat

Kamis, 15 Maret 2012 12:40 WIB

Sebuah Kamar di Sekretariat HMI Diobrak-abrik Aparat
Tribun Batam/ Istimewa
Ilustrasi
Laporan Tribunnews.com, Yogi Gustaman

TRIBUNNEWSBATAM, JAKARTA
- Dalam aksi penyerangan personel Brimob ke Sekretariat HMI Jakarta di Cilosari 17, Cikini, Jakarta Pusat pada Rabu (14/3/2012), pukul 20.00 WIB, tiga pengurus sempat diamankan aparat. Namun, ketiganya kini sudah dilepaskan.

"Yang ditangkap saat ini bernama Ramadhan, Ketua PAO HMI cabang Jakarta Pusat Utara, lainnya Safi dan Abu. Keduanya pengurus komisariat di cabang Jakarta Pusat Utara," ujar anggota PB HMI Wahyu Hamdani kepada Tribunnews.com (Tribun Network) lewat layanan BlackBerry Messenger.

Menurut informasi, mulanya tujuh pengurus HMI melakukan aksi penutupan jalan, mengkritik sikap Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Mereka sempat dibubarkan oleh dua personel Polsek Menteng.

Namun, karena kalah banyak, polisi mundur kemudian meminta bantuan. Tak lama kemudian personel Brimob datang ke lokasi menumpang satu truk. Akhirnya tujuh pengurus HMI balik ke sekretariat.

Entah kenapa personel Brimob dengan senjata laras panjang memasuki sekretariat, langsung menodong tiga orang aktifis HMI.

"Kamar yang isinya buku dan atribut HMI diobrak-abrik aparat. Tiga orang kader HMI ditodongkan senjata tanpa alasan yang jelas. Entah apa motifnya," timpal Wakil Sekretaris Umum PTKP Badko HMI Jabotabeka-Banten Alfian Ramadhani.

Ditambahkan, setelah dilepas, ketiganya tidak terjadi apa-apa. Hanya saja satu dari ketiga orang mengalami luka. "Yang kentara lukanya itu Ramadhan. Dia Ketua PAO (Pembinaan Aparat Anggota) Cabang Jakarta Pusat Utara yang baru lepas," tambahnya.
Editor: Iman Suryanto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas