Bupati Demak Meninggal di Batam

Tangis dan Doa Sambut Sang Bupati

Tidak sedikit dari mereka yang menitikan air mata, merasakan duka yang mendalam kehilangan sosok pemimpin yang dicintai.

Tangis dan Doa Sambut Sang Bupati
Tribun Batam/ Istimewa
Bupati Demak Tafta Zani
TRIBUNNEWSBATAM, DEMAK - Doa bersama dan tahlil terus mengumandang di Pendopo Kabupaten Demak. Sembari menunggu kedatangan jenazah almarhum Bupati Demak Tafta Zani dari Batam, para pejabat dan dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak bersama ribuan warga yang terus berdatangan, larut dalam kekhusukan doa.

Tidak sedikit dari mereka yang menitikan air mata, merasakan duka yang mendalam kehilangan sosok pemimpin yang dicintai.

Baginda Abu Sofyan (50), warga Sriwulan, Sayung, mengaku sangat kehilangan Tafta, yang dimatanya adalah sosok pemimpin Demak yang baik dan amanah.

Menurut Abu, Tafta merupakan Bupati Demak terbaik yang sangat memikirkan rakyatnya dibandingkan kepentingan pribadi dan keluarganya. Setiap ada persoalan di masyarakat, Bupati langsung terjun ke lapangan. "Pak Zani bupati yang tidak banyak tingkah, beliau selalu memikirkan warganya," terang Abu.

Hal yangsama juga diutarakan Hasan Hamid (37), warga Trengguli, selama kepemimpinan Tafta Zani, aspek pembangunan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama program pembanguan jalan beton.

Dengan adanya jalan beton tersebut, kini transportaasi warga menjadi lancar sehingga mempermudah akses perekonomian warga yang mayoritas mengandalakan sektor pertanian.

"Kami sepeninggal Pak Zani, para penerusnya bisa melanjutkan program-programnya," ujar Hasan.(KCM)

Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved