Kecelakaan Lalulintas di Batam
4 Unit Mobil Terlibat Tabrak Beruntun di Sekupang
4 Unit Mobil Terlibat Tabrak Beruntun
Laporan Tribunnews Batam, Hadi Maulana
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM
- Tepat pukul 12.00 WIB, Minggu (1/4/12)
bilangan jalan menuju pelabuhan domestik Sekupang atau tepatnya di
traffic light kawasan industri sekupang mendadak macet. Hal ini terjadi
karena ada empat unit mobil terlibat tabrak beruntun.
Dari keempat mobil tersebut, yang terlihat parah ialah taksi dengan
nomor polisi (Nopol) BP 1264 FU yang terlihat ringsek bagian depan dan
belakang. Kemudian mobil sedan Ceviro dengan Nopol BP 1848 ZF yang juga
ringsek depan dan belakang serta mobil sedan Lancer Nopol BP 1927 EZ
yang juga ringsek depan dan belakang. Namun kedua mobil sedan itu tidak
separah mobil taksi.
Dan terakhir mobil Kijang dengan nomor polisi BP 1754 ZH, namun mobil ini hanya lecet bagian depannya saja.
Alfiah (41) pengemudi mobil sedan Lancer berwarna silver itu menuturkan
kejadian ini berawal saat mobil sedan Ceviro berusaha menerobos traffic
light, namun tidak berhasil dan akhirnya menabrak taksi yang ada
didepannya.
"Ceviro itu dari arah traffic light sei harapan hendak berbelok kekanan
menuju Patam Lestari, sedangkan taksi dari arah pelabuhan domestik
sekupang menuju ke traffic light sei harapan. Ceviro itu yang hantam
taksi, dan kami didepan yang kena imbasnya," kata Alfiah.
Namun parahnya, begitu terjadi tebrakan, pengemudi mobil sedan Ceviro
diketahui meninggalkan mobilnya. Sebab saat hendak dievakuasi warga dan
penggunana kendaraan lainnya yang kebetulan berada di tempat kejadian
tepatnya di traffic light kawasan industri Sekupang, pengemudi Ceviro
sudah tidak ada lagi didalam mobil.
"Bagaimana si kejadiannya hingga mobilnya bisa seperti ini," tanya warga
yang sedang berusaha meminggirkan mobil dengan kondisi ban yang sudah
melekat ke body mobilnya.
Bahkan pengendara yang melintas di lampu merah itu berusaha menghindari
bekas pecahan kaca mobil yang tercecer dijalanan. Kondisi yang serupa
juga terlihat di seberang lampu merah menuju pelabuhan itu.
Senada juga diungkapkan oleh Naga, salah seorang tukang ojek yang
mangkal tidak jauh dari traffic light kawasan industri sekupang
menuturkan bahwa kejadian ini berawal dari Ceviro warna hitam dengan
kecepatan tinggi dan berusaha menerobos traffic light.
"Dari sanalah dimulainya tabrakan beruntun itu, namun untuk
pengendaranya hanya mengakami luka lecet saja dan ada yang mengalami
patah gigi," ungkap Naga.
Sementara itu, Dhani, Admin Laka Lantas Polresta Barelang yang ditemui
di tempat kejadian perkara (TKP) menuturkan kecelakaan beruntun itu
terjadi murni karena kelalaian si pengemudi.
"Keterangan dari saksi, Ceviro dengan kecepatan lebih menghantam mobil
yang ada didepannya. Kondisi saat itu memang lampu merah, barisan paling
depan mobil Kijang, kedua nya sedan Lancer, ketiga taksi dan terakhir
Ceviro," terang Dhani.
Lebih jauh Dhani menyebutkan pihaknya sudah mengumpulkan barang bukti
dan keterangan dari saksi. Lanjutnya tidak ada korban jiwa dalam
kecelakaan ini.
"Apri Sagita, supir ceviro mengalami luka dibagian mulut, bibirnya
pecah, giginya patah-patah," ujar Dhani seraya menuturkan bahwa keempat
mobil itu akan dibawa ke Polresta Barelang berikut pengemudinya untuk
dimintai keterangan lebih lanjut. (mau)