Selasa, 9 Juni 2026

Kecelakaan Lalulintas di Batam

4 Unit Mobil Terlibat Tabrak Beruntun di Sekupang

4 Unit Mobil Terlibat Tabrak Beruntun

Tayang:


Laporan Tribunnews Batam, Hadi Maulana

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Tepat pukul 12.00 WIB, Minggu (1/4/12) bilangan jalan menuju pelabuhan domestik Sekupang atau tepatnya di traffic light kawasan industri sekupang mendadak macet. Hal ini terjadi karena ada empat unit mobil terlibat tabrak beruntun.

Dari keempat mobil tersebut, yang terlihat parah ialah taksi dengan nomor polisi (Nopol) BP 1264 FU yang terlihat ringsek bagian depan dan belakang. Kemudian mobil sedan Ceviro dengan Nopol BP 1848 ZF yang juga ringsek depan dan belakang serta mobil sedan Lancer Nopol BP 1927 EZ yang juga ringsek depan dan belakang. Namun kedua mobil sedan itu tidak separah mobil taksi.

Dan terakhir mobil Kijang dengan nomor polisi BP 1754 ZH, namun mobil ini hanya lecet bagian depannya saja.

Alfiah (41) pengemudi mobil sedan Lancer berwarna silver itu menuturkan kejadian ini berawal saat mobil sedan Ceviro berusaha menerobos traffic light, namun tidak berhasil dan akhirnya menabrak taksi yang ada didepannya.

"Ceviro itu dari arah traffic light sei harapan hendak berbelok kekanan menuju Patam Lestari, sedangkan taksi dari arah pelabuhan domestik sekupang menuju ke traffic light sei harapan. Ceviro itu yang hantam taksi, dan kami didepan yang kena imbasnya," kata Alfiah.

Namun parahnya, begitu terjadi tebrakan, pengemudi mobil sedan Ceviro diketahui meninggalkan mobilnya. Sebab saat hendak dievakuasi warga dan penggunana kendaraan lainnya yang kebetulan berada di tempat kejadian tepatnya di traffic light kawasan industri Sekupang, pengemudi Ceviro sudah tidak ada lagi didalam mobil.

"Bagaimana si kejadiannya hingga mobilnya bisa seperti ini," tanya warga yang sedang berusaha meminggirkan mobil dengan kondisi ban yang sudah melekat ke body mobilnya.

Bahkan pengendara yang melintas di lampu merah itu berusaha menghindari bekas pecahan kaca mobil yang tercecer dijalanan. Kondisi yang serupa juga terlihat di seberang lampu merah menuju pelabuhan itu.

Senada juga diungkapkan oleh Naga, salah seorang tukang ojek yang mangkal tidak jauh dari traffic light kawasan industri sekupang menuturkan bahwa kejadian ini berawal dari Ceviro warna hitam dengan kecepatan tinggi dan berusaha menerobos traffic light.

"Dari sanalah dimulainya tabrakan beruntun itu, namun untuk pengendaranya hanya mengakami luka lecet saja dan ada yang mengalami patah gigi," ungkap Naga.

Sementara itu, Dhani, Admin Laka Lantas Polresta Barelang yang ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) menuturkan kecelakaan beruntun itu terjadi murni karena kelalaian si pengemudi.

"Keterangan dari saksi, Ceviro dengan kecepatan lebih menghantam mobil yang ada didepannya. Kondisi saat itu memang lampu merah, barisan paling depan mobil Kijang, kedua nya sedan Lancer, ketiga taksi dan terakhir Ceviro," terang Dhani.

Lebih jauh Dhani menyebutkan pihaknya sudah mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari saksi. Lanjutnya tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

"Apri Sagita, supir ceviro mengalami luka dibagian mulut, bibirnya pecah, giginya patah-patah," ujar Dhani seraya menuturkan bahwa keempat mobil itu akan dibawa ke Polresta Barelang berikut pengemudinya untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (mau)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved