A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

KPK Tangkap Anggota Dewan Terima Suap - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Batam

KPK Tangkap Anggota Dewan Terima Suap

Rabu, 4 April 2012 10:25 WIB
KPK Tangkap Anggota Dewan Terima Suap
Tribun Batam/ Istimewa
Ilustrasi
TRIBUNNEWSBATAM, PEKANBARU - Mengejutkan. Sebanyak 7 anggota Komisi D DPRD Riau tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (3/4/2012) malam. Mereka disinyalir kecipratan uang dalam pengerjaan proyek PON yang akan digelar di Provinsi Riau.

Dari para anggota DPRD yang ditangkap itu, mereka berasal dari 5 fraksi yang berbeda. Tujuh anggota DPRD itu berinisial AA dan RS dari Fraksi PAN, MFA dari Golkar, TA dari PDIP, TN dari Demokrat, MD dari PKB, dan II dari PKS.

Selain para wakil rakyat, penyidik juga menangkap dua staf Dinas Pemuda dan Olahraga serta empat orang swasta."Ada 7 anggota DPRD, 2 staf Dispora dan 4 orang swasta. Total 13 orang," tutur sumber di internal KPK.

Kabag Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha membenarkan inisial-inisial tersebut di atas merupakan inisial dari anggota DPRD yang ditangkap. Namun dia tidak mengetahui mengenai dari fraksi mana mereka berasal."Betul itu, tapi saya tidak tahu informasi dari mana mereka berasal," ujar Priharsa.

Para wakil rakyat itu digiring ke ruang pemeriksaan di Mapolda Riau. Mereka diduga ikut mengatur tender proyek sejumlah venue untuk PON.  Kasus ini berhubungan dengan pembahasan peraturan daerah untuk persiapan PON yang akan digelar September nanti.

Belum didapat kepastian, di mana lokasi penangkapan serta barang bukti yang disita. Namun informasinya, KPK menyita uang ratusan juta rupiah dari operasi itu. "Ada sekitar Rp 800 juta," bisik salah seorang penegak hukum.

Sedangkan Priharsa mengaku penyidik menyita uang lebih dari Rp 500 juta. "Terkait penyelenggaraan PON 2012 di Riau. Kami menyita uang nilainya di atas Rp 500 juta rupiah," tutur Priharsa.

Di halaman Mapolda terlihat 2 mobil milik anggota dewan yaitu Nissan Terrano berplat merah serta beberapa mobil milik petugas KPK. Seorang petugas KPK yang datang mengawal anggota DPRD itu saat dikonfirmasi enggan bersuara.

Wakil Ketua KPK, Zulkarnaen juga membenarkan adanya pengkapan tersebut. Namun, Zulkarnaen belum dapat menjelaskan terlalu detail terkait apa dan berapa jumlah yang tertangkap oleh petugas KPK.

Polda Riau ikut membantu saat KPK melakukan tangkap tangan terhadap sejumlah anggota DPRD Riau. Salah satu bentuk bantuannya adalah memberikan fasilitas ruangan pemeriksaan untuk KPK.

"Kita sifatnya di sini hanya membantu, kita memberikan ruangan pemeriksaan dan membantu untuk beberapa tugas lainnya. Tapi soal pemeriksaan itu kewenangan  KPK," kata Kapolda Riau, Brigjen Pol Suedi Husein.

Suedi mengatakan itu usai mendatangi ruangan di Direktorat Reskirimsus Mapolda Riau. Suedi sendiri berada di ruangan itu sekitar 20 menit.

Namun berada jumlah orang yang ditangkap KPK, Suedi menolak menjelaskannya. Suedi mengaku tidak memiliki wewenang untuk menjelaskan proses penangkapan itu.

"Tanyakan langsung saja kepada Humas KPK, saya kan bukan Humas KPK," kata Kapolda sembari tertawa. "Lah dulu kan ini anggota saya, saya hanya ingin ketemu mereka, saya nggak ikut meriksa," lanjut Suedi yang memang pernah menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK.

Seorang anggota DPRD Riau dari Fraksi Gabungan, Ramli FE, ketika dikonfirmasi, mengatakan adanya penyidik KPK yang turun ke DPRD Riau Selasa siang tadi.

"Katanya KPK datang ke dewan. Tapi pastinya saya kurang tahu juga. Sebab, setelah selesai acara di dewan tadi saya pulang," katanya.(Tribunnews)
Editor: Iman Suryanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
22055 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas