Selasa, 27 Januari 2015
Tribun Batam

KPK Tangkap Anggota Dewan Terima Suap

Rabu, 4 April 2012 10:25 WIB

KPK Tangkap Anggota Dewan Terima Suap
Tribun Batam/ Istimewa
Ilustrasi

Dari para anggota DPRD yang ditangkap itu, mereka berasal dari 5 fraksi yang berbeda. Tujuh anggota DPRD itu berinisial AA dan RS dari Fraksi PAN, MFA dari Golkar, TA dari PDIP, TN dari Demokrat, MD dari PKB, dan II dari PKS.

Selain para wakil rakyat, penyidik juga menangkap dua staf Dinas Pemuda dan Olahraga serta empat orang swasta."Ada 7 anggota DPRD, 2 staf Dispora dan 4 orang swasta. Total 13 orang," tutur sumber di internal KPK.

Kabag Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha membenarkan inisial-inisial tersebut di atas merupakan inisial dari anggota DPRD yang ditangkap. Namun dia tidak mengetahui mengenai dari fraksi mana mereka berasal."Betul itu, tapi saya tidak tahu informasi dari mana mereka berasal," ujar Priharsa.

Para wakil rakyat itu digiring ke ruang pemeriksaan di Mapolda Riau. Mereka diduga ikut mengatur tender proyek sejumlah venue untuk PON.  Kasus ini berhubungan dengan pembahasan peraturan daerah untuk persiapan PON yang akan digelar September nanti.

Belum didapat kepastian, di mana lokasi penangkapan serta barang bukti yang disita. Namun informasinya, KPK menyita uang ratusan juta rupiah dari operasi itu. "Ada sekitar Rp 800 juta," bisik salah seorang penegak hukum.

Sedangkan Priharsa mengaku penyidik menyita uang lebih dari Rp 500 juta. "Terkait penyelenggaraan PON 2012 di Riau. Kami menyita uang nilainya di atas Rp 500 juta rupiah," tutur Priharsa.

Di halaman Mapolda terlihat 2 mobil milik anggota dewan yaitu Nissan Terrano berplat merah serta beberapa mobil milik petugas KPK. Seorang petugas KPK yang datang mengawal anggota DPRD itu saat dikonfirmasi enggan bersuara.

Halaman123
Editor: Iman Suryanto
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas