A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Polisi Gunakan Masker saat Gerebek - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Batam

Polisi Gunakan Masker saat Gerebek

Kamis, 5 April 2012 12:11 WIB
Polisi Gunakan Masker saat Gerebek
Tribun Batam/ Istimewa
Suasana Lucky Plaza Pasca penggerebekan toko handphone Sinyal dan Global Teleshop, Lucky Plaza, Nagoya

Laporan Tribunnews Batam, Dewi

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM
- Pasca Penyidik Polresta Barelang memeriksa dua orang terkait penggerebekan toko handphone Sinyal dan Global Teleshop, Lucky Plaza, Nagoya. Kedua orang itu pemilik Roni dan Pendi pegawainya.

Toko tersebut diduga menjual barang-barang ilegal. Ada sekitar Sekitar 105 unit handphone yang diamankan. Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yos Guntur mengatakan telepon genggam itu pada umumnya ilegal. Barang bukti sudah diamankan. "Ada dua gudang yang kita gerebek," ungkap Yos.

Dua hari setelah penggerebekan perdagangan di Lucky Plaza belum normal namun masih ada toko yang tutup.

Toko handphone sedikit memajang stok handphone mereka. Sejumlah handphone rekon disita petugas. Termasuk ponsel China.  Saat penggerebekan menurut pedagang polisi menggunakan penutup muka.

"Mereka memakai masker, gak tau juga ya apa alasannya polisi itu makai masker," lanjutnya.

Sehari setelah penggerebekan polisi masih datang. "Semalam juga ada polisi yang datang, mereka juga razia lagi," terangnya.  

Calon pembeli yang datang ke Lucky Plaza tidak mengetahui kejadian razia handphone . "Saya nggak tahu ada razia kemarin di sini," ucapnya dengan ekspresi bingung.

Begitu juga yang dilami seorang ibu rumah tangga yang berniat memasukan aplikasi game ke handphonenya. "Saya mau memasukan game ke handphone seperti keinginan anak. Ini baru pertama kalinya ke Lucky Plaza, dan saya nggak tahu ada razia kemarin," terangnya.

Menurut sumber Tribun, sehari setelah sejumlah aparat kepolisian  melakukan razia handphone ilegal, aktivitas sejumlah toko barang elektronik di Lucky Plaza kembali normal.

"Besoknya mereka langsung buka karena razia kemarin juga hanya ke-2 toko handphone saja, jadi nggak terlalu berpengaruh," bebernya.

Begitu juga yang terjadi pada salah satu toko handphone yang menjadi sasaran razia, mereka tetap beroperasi, termasuk pada malam hari usai razia Senin kemarin.

"Yang didatangi kemarin itu tempat distributornya. Mungkin ada salah satu syarat yang kurang, makanya ilegal. Tempat pertama, menjual handphone tapi di belakangnya ada gudang. Kalau tempat satunya lagi, mereka nggak menjual, hanya distributor saja," ungkapnya.

Usai razia kemarin, sebagian toko elektronik tutup lebih awal, sedangkan sebagian yang lain tetap buka, namun Selasa (3/4) secara keseluruhan, toko kembali beraktivitas normal.
Editor: Iman Suryanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
22103 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas