Minggu, 1 Maret 2015

Perampok Gorok Siswa SMA Nagan Raya

Sabtu, 5 Mei 2012 17:07 WIB

Perampok Gorok Siswa SMA Nagan Raya
tribunnews batam / istimewa/net
Perampok menggunakan pisau. Foto Ilustrasi

Di kamarnya, Abadi Cahaya nekat melawan kawanan perampok yang hendak menjarah harta di rumah tersebut. Tapi akibatnya, siswa salah satu SMA di Kabupaten Nagan Raya itu luka parah di lehernya sepanjang 20 centimeter, terkena sabetan senjata tajam. Korban pun roboh bersimbah darah di kamarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi sepanjang Jumat kemarin, sebelum peristiwa itu terjadi korban Abadi Cahaya Putra sedang tidur. Tiba-tiba sekelompok orang tak dikenal masuk ke dalam kamarnya melalui jendela.

Mengetahui ada OTK masuk ke rumah orang tuanya, apalagi melalui jendela, Abadi Cahaya diduga berusaha melawan. Korban diperkirakan sempat bergumul dengan pelaku yang lebih dari satu orang itu.

Karena perlawanan tak seimbang, Abadi Cahaya justru jatuh bersimbah darah setelah lehernya digorok pelaku yang kemudian langsung melarikan diri.

Dalam keadaan berlumur darah, sambil berlari dan memegang lehernya, Abadi berusaha menjerit minta tolong kepada ayah dan ibunya. Kedua orang tua itu terbangun.

Dalam kondisi kritis, Abadi diboyong orang tuanya ke puskesmas terdekat. Namun, karena lukanya sangat parah, korban langsung dirujuk ke IGD RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Luka yang dialami korban sangat parah dan mengancam keselamatan jiwanya.

Sejumlah petugas medis RSUD Cut Nyak Dhien yang ditanyai Serambi (Tribun Network) mengaku korban Abadi Cahaya harus dioperasi, mengingat luka gorok di lehernya sangat panjang, mencapai 20 cm dan itu membahayakan keselamatan jiwa korban. Petugas medis yang minta namanya tak diekspos itu mengaku operasi terhadap korban berlangsung berjam-jam, karena lukanya tergolong serius.

Halaman123
Editor: Iman Suryanto
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas