• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 30 Oktober 2014
Tribun Batam

Tahun 20112, Univeristas Umrah Terima 1000 Orang Mahasiswa Baru

Rabu, 20 Juni 2012 01:04 WIB
Tahun 20112, Univeristas Umrah Terima 1000 Orang Mahasiswa Baru
Tribunnewsbatam/ net/ist
Kampus Umrah Kepri
Laporan Thomlimah Limahekin, Wartawan Tribunnewsbatam.com

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG-
Status universitas negeri yang disandang Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) menjadikan kampus perguruan tinggi ini sebagai tempat kuliah pilihan anak-anak Kepri. Hal tersebut menyata dari jumlah pengajuan lamaran calon mahasiswa/i baru tahun 2012, yang dimasukkan ke sekretariat perguruan tinggi ini.

"Tahun ini jumlah mahasiswa/i baru yang diterima oleh Umrah kurang lebih 1000 orang. Namun, sampai sekarang jumlah formulir pendaftaran calon mahasiswa/i yang masuk ke sekretariat panitia penerimaan mahasiswa/i baru Umrah berjumlah 1700-an. Ini baru terhitung dari pendaftaran jalur mandiri," kata Muzahar, sekretaris panitia penerimaan mahasiswa/i baru Umrah, Senin (18/6) lalu.

Umrah sendiri membuka 2 jalur penerimaan mahasiswa/i baru, yakni jalur nasional dan jalur lokal atau mandiri. Calon mahasiswa/i yang masuk melalui jalur nasional ditawarkan melamar melalui 2 sistem yaitu sistem undangan dan sistem tertulis, yang mana proses penyeleksiannya ditentukan langsung dari pusat berdasarkan rapat koordinasi rektorat seluruh Indonesia. Sementara mahasiswa yang masuk melalui jalur mandiri dituntut untuk juga mengikuti ujian mandiri yang diselenggarakan oleh Umrah sendiri.

"Sistem undangan ini pun dikategorikan lagi ke dalam 2 kelompok yaitu kelompok yang menjadikan Umrah sebagai pilihan pertama dan kelompok yang menjadikan Umrah sebagai pilihan ke-2. Kriteria utamanya adalah mahasiswa/i harus masuk 5 besar saat ujian nasional (UN) dan berasal dari keluarga dengan ekonomi tak mampu. Kuota untuk kedua kelompok ini adalah 30 persen dari 1000 target mahasiswa/i yang diterima. Selebihnya diperuntukkan bagi mahasiswa yang mengikuti sistem ujian tertulis dari pusat dan ujian mandiri," rinci Muzahar lagi.

Proses penerimaan calon mahasiswa/i baru melalui sistem undangan, menurut Muzahar, sudah diumumkan pada 26 Mei 2012 silam. Dari hasil pengumuman itu terlihat bahwa ada 132 calon mahasiswa/i baru yang menjadikan Umrah sebagai pilihan pertama. Sedangkan 117 calon mahasiswa/i baru lainnya menjadikan Umrah sebagai pilihan ke-2. Muzahar menilai jumlah mahasiswa/i ini masih kurang dari kuota 30 persen untuk sistem undangan. Karena itu, besar kemungkinan pihak Umrah akan menyeleksi calon mahasiswa/i baru lainnya yang mengikuti sistem ujian tertulis untuk menggenapi kuota jalur undangan yang ada.

"Kepada calon mahasiswa/i baru yang masuk melalui sistem undangan dan ujian tertulis diberlakukan program bidik misi atau semacam bantuan perkuliahan dari pemerintah bagi mahasiswa/i yang berprestasi namun tak mampu secara ekonomis," sebut sekretaris panitia penerimaan mahasiswa/i baru Umrah ini.
Editor: Dedy Suwadha
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas