• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribun Batam

Lima Pekerja di PHK Tanpa SP

Minggu, 24 Juni 2012 15:47 WIB
Laporan Tribunnews Batam, Rachta Yahya
 
TRIBUNNEWSBATAM, KARIMUN
- Sebanyak lima pekerja harian lepas PT Multi Ocean Shipyard (MOS), Parit Lapis, Kecamatan Meral meradang. Sebab tanpa alasan yang jelas kelimanya menerima surat pemutusan hubungan kerja (PHK) dari tempatnya bekerja.

Akibatnya, secara bersama-sama kelima pekerja tersebut langsung mendatangi perusahaan tersebut di Parit Lapis, Kecamatan Meral, Kebupaten Karimun, Minggu (24/6/2012), guna mempertanyakan akan surat tersebut.

Namun hingga siang hari, mereka masih tertahan di gerbang perusahaan karena belum diizinkan bertemu jajaran managemen.
 
Menurut Salah satu pekerja, Onasis Aries Hasibuan yang ditemui Tribun mengungkapkan bahwa kedatangan mereka guna mempertanyakan alasan pemutusan hubungan kerja (PHK) PT MOS terhadap

dirinya dan empat rekannya yang lain terhitung 24 Juni. Ia juga menilai, apa yang dilakukan oleh perusahaan tersebut sangatlah semena-mena mengingat PHK yang mereka terima tanpa di dahulu surat peringatan (SP) terlebih dahulu.
 
“Ibaratnya kata, Tidak ada hujan dan tidak ada panas kami tiba-tiba di PHK sepihak tanpa alasan yang jelas. Kami dikatakan melanggar peraturan perusahaan pasal 21 ayat 3 huruf I yang tergolong pelanggaran berat. Peraturan perusahaan mana yang kami langgar, kami tak pernah diberikan peraturan perusahaan sebelumnya, tahu-tahu sudah di PHK saja,” terang Onasis dengan suara lantang.

Baca berita selengkapnya di edisi cetak Tribun Batam, Senin(24/6/2012)
 
Editor: Iman Suryanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas