Jumat, 19 Desember 2014
Tribun Batam
Home » Jiran

Jerman: Khitan Praktek Kebebasan Beragama

Sabtu, 14 Juli 2012 00:06 WIB

TRIBUNNEWSBATAM.COM- Pemerintah Jerman mengatakan komunitas Muslim dan Yahudi harus diizinkan menjalankan khitan setelah pengadilan mengatakan praktek itu ilegal. Juru bicara Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan sunat merupakan praktek kebebasan beragama.

"Sunat merupakan tanggung jawab dan praktek itu tidak boleh dihukum," kata Steffen Seibert dikutip bbc (13/7).

Pernyataan resmi Kanselir Jerman Angela Merkel ini untuk mengkonter ketetapan pengadilan Koeln yang menyebut khitan atau sunat sebagai praktek melukai tubuh. Statmen pengadilan itu mengundang protes komunitas Muslim dan Yahudi di Eropa.

Kasus ini terangkat setelah seorang dokter yang melakukan sunat terhadap anak berumur empat tahun dan berakhir dengan komplikasi. Pengadilan menetapkan seorang anak berhak atas fisiknya melebihi hak agama dan orang tua.

"Setiap orang dalam pemerintah menetapkan bahwa kami menginginkan masyarakat Yahudi dan Muslim dapat menikmati kehidupan beragama mereka di Jerman," kata Seibert. Kebebasan untuk menjalankan praktek agama adalah prinsip hukum. (*)

Editor: Iswidodo

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas