• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 30 September 2014
Tribun Batam

Penerimaan CPNS Kemenkum Ham di Kepri Akan Diperketat

Selasa, 17 Juli 2012 23:36 WIB
Penerimaan CPNS Kemenkum Ham di Kepri Akan Diperketat
tribunnewsbatam.com/iswidodo
Kantor Kemenkumham Kepri di jalan Senggarang
Laporan Thomlimah Limahekin, Wartawan Tribunnewsbatam.com

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG-
Penerimaan 58 pegawai Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Kepri akan dibuat seketat mungkin. Proses penyeleksian tersebut dipastikan bebas dari upaya 'titip-menitip'.

"Saya minta supaya proses penyeleksiannya dibuat secara 'clear and clean' (terang-terangan dan bersih_red). Tidak ada titipan. Anak Pak Sekjen yang IPK-nya tidak memenuhi kriteria saja tidak diloloskan. Itu salah satu contoh yang selalu saya ingatkan kepada semua anggota panitia penyeleksi. Dari awal saya sudah bilang kalau ada yang macam-macam langsung sikat," tegas Rudhy Chaidir, kepala Kakanwil Kemenkumham Kepri, Senin (17/7) lalu.

Rudhy merincikan, mulai Senin (23/7) mendatang akan dibuka pendaftaran secara on-line. Tahap ini kemudian disusul dengan penyeleksian administrasi dan tes Samapta (kesehatan dan fisik_red) di markas Marinir kemudian diakhiri dengan ujian di gedung Sumatera kota Tanjungpinang.

"Kami hanya mengeluarkan pengumuman, tes kesehatan dan administrasi. Semua tes, mulai dari tes fisik dan selanjutnya, diatur oleh pusat. Proses penyeleksiannya menggunakan konsep konsorsium dengan melibatkan 10 universitas negeri sebagai tim pemeriksa," jelas Rudhy lagi.

Menurut Rudhy, tahun ini kuota penerimaan pegawai di Kakanwil Kemenkumham Kepri cukup sedikit. Hanya ada 58 pegawai yang bakal diterima di akhir keseluruhan proses penyeleksian tersebut. Para pegawai yang diterima itu berasal dari lulusan SMA, 7 orang tamatan sarjana hukum dan 1 orang tamatan sarjana agama Islam. (tom)
Editor: Dedy Suwadha
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
25444 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas