• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribun Batam

Agus Wahyudi Pemenang Jingle ATB

Kamis, 19 Juli 2012 12:02 WIB
Agus Wahyudi Pemenang Jingle ATB
Tribun Batam/ Istimewa
Agus Wahyudi, pemenang jingle ATB
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM
- Agus Wahyudi senang bisa datang ke Batam. Pria lulusan Institute Seni Indonesia angkatan 1993, sekaligus Universitas Gajah Mada angkatan 1993 ini memang diterbangkan langsung ke Batam dari Yogyakarta atas prestasinya memenangkan lomba jingle Adhya Tirta Batam (ATB).

Pertama kali mengetahui lomba ini secara online, ia menceritakan bukan tak mudah membuat jingle ATB ini. Apalagi ia harus bisa menciptakan jingle yang mampu mewakili penggambaran perusahaan ATB sebagai perusahaan penyedia air kepercayaan masyarakat.

"Pertama kali ke Batam senang sekali ha..ha..ha.. Nggak menyangka juga, habis cukup susah juga mengaransemennya. Lirik juga harus pas dengan perusahaan, pas dengan not-not musiknya," jelas pria kelahiran 17 agustus 1975 ini.

Dengan durasi satu menit, Agus menciptakan jingle ATB menggunakan nuansa pop melayu. Hal itu tak lepas dari lokasi serta kebudayaan di Batam yang erat dengan budaya Melayu.

"Kan dekat-dekat Sumatera dan Riau, budaya yang eratnya kan Melayu. Tapi tetap ada unsur pop nya karena universalkan," sambung Agus Wahyudi.

Berhasil membawa pulang hadiah uang tunai senilai Rp 7,5 juta dan handphone Galaxy Young, pria yang mengenakan kaos merah itu berencana menggunakan hadiahnya untuk pengembangan aset keluarga.

Bukan sekali dua kali, pria yang kesehariannya akrab dipanggil Yudi ini, bukan pemain baru di dunia musik. Bahkan namanya sudah sering kali keluar sebagai juara di perlombaan sejenis.

"Saya bermain di kelompok musik Kua Etnika dan Sinten Remen Yogyakarta," ucapnya.

Sementara itu, Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB mengatakan lomba yang digelar tersebut sebagai bagian dari proses re-branding ATB ini melewati proses yang cukup panjang. Untuk penilaian saja memakan waktu sampai lebih empat bulan.

"Kita menyeleksi cukup ketat, dari 40 karya yang masuk. Karena jingle harus benar-benar mencerminkan tentang ATB. Yang penting karya harus asli, bukan saduran dan belum pernah diikutsertakan ke lomba apapun," jelas Enriqo.

Karena gencar dipublikasikan di media-media online, dan jejaring sosial ATB, seperti facebook, Enriqo menambahkan peserta banyak datang juga dari daerah lain. Mulai dari Bogor, Jogja, Sumatera Utara, Jakarta dan Bandung.

"Batam paling banyak, tapi karena ketat yang menang malah dari Jogja," sambung Enriqo.

Kedepan ia berharap, dengan jingle ini selain mendekatkan diri dengan masyarakat, namun menjadi semangat juga bagi karyawan untuk meningkatkan performa kerjanya.

"Kalau karyawan sudah tahu jingle ini diputar terus buat masyarakat, tentu mereka akan merasa selalu diingatkan untuk bekerja dengan semangat dan maksimal," pungkasnya.

Editor: Iman Suryanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
25481 articles 3 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas