A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Blue Bird Tetap Rekrut 100 Sopir, Janjikan Gaji Pokok dan Bonus - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Batam

Blue Bird Tetap Rekrut 100 Sopir, Janjikan Gaji Pokok dan Bonus

Kamis, 2 Agustus 2012 13:32 WIB
Blue Bird Tetap Rekrut 100 Sopir, Janjikan Gaji Pokok dan Bonus
Tribunnews Batam/ Aprizal
penyebaran brosur blue bird
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria dan Aprizal

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM
- Kendati mendapatkan penolakan dari sopir taksi, manajemen Blue Bird tetap mempersiapkan operasionalnya. Bahkan perusahaan taksi berskala nasional itu membuka lowongan kerja.

Untuk merekrut tenaga kerja, Blue Bird menyebarkan sekitar 1.000 selebaran, Rabu (31/7). Bagi masyarakat yang berminat bisa langsung datang ke pul Blue Bird di sebelah markas Dit Pam, Baloi Satpam.

"Selain penerimaan sopir, ada juga penerimaan staf administrasi, mekanik, sekuriti, petugas cuci mobil dan banyak lagi bagiannya. Khusus penerimaan sopir, ada sekitar 100 orang. Sesuai kebutuhan mobil yang ada bang, sekarang ini kan ada 50 unit. Satu mobil ada dua sopir, karena ada shift," ujar seorang petugas di sela-sela menyebarkan selebaran.

Petugas ini mengatakan, beroperasinya taksi Blue Bird di Batam, akan sangat menguntungkan bagi-bagi sopir taksi yang sudah terlebih dahulu di Batam.

Pasalnya, sopir taksi Blue Bird mendapatkan gaji pokok dan komisi pendapatan. Selain itu, katanya, tidak perlu memikirkan kerusakan mobil.

"Senang lah jadi sopir taksi Blue Bird ini bang, karena manajemen juga menyediakan beasiswa anak sekolah, klinik kesehatan, mes bagi sopir yang belum menikah, gratis perawatan mobil dan juga mendapatkan insentif, bonus, komisi dan lain-lain," jelas petugas ini.

Dibukanya lowongan pekerjaan Blue Bird ini jelas menarik. Apalagi, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan menyatakan akan mencabut izin operasional Blue Bird pascademo ratusan sopir taksi.

Kadis Perhubungan Batam Zulhendri mengatakan, segera mengirimkan surat resmi kepada Blue Bird. "Sebenarnya dengan adanya kejadian ini, mereka sudah tahu. Tapi bisa kita buat secepat mungkin suratnya," katanya.

Namun ia pun sangat menyayangkan kejadian ini. Sebab, secara tidak langsung merusak nama Batam."Yah tidak ada kepastian hukum, nama Batam rusak. Tapi bagaimana lagi kami juga didesak," pungkasnya.

Kepastian hukum

Pencabutan izin mulai mengundang reaksi. Anggota Komisi III DPRD Kepri, Haripinto mengatakan pencabutan izin itu menunjukkan Batam tidak dapat memberikan kepastian hukum.

"Yang namanya pemberian ijin pengoperasian taksi pastilah sudah melalui berbagai kajian dan pertimbangan. Tetapi mengapa bisa semudah itu untuk dicabut kembali," ujarnya.

Haripinto juga mengkritik pelayanan taksi di Batam. Menurutnya, pelayanan transportasi taksi masih minim. Selama ini, banyak wisatawan yang harus merasakan pelayanan taksi tanpa argo, sehingga tidak ada kepastian tarif.
Padahal diketahui, Kota Batam sebagai kawasan wisatawan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bali dan Jakarta.

"Kita daerah dengan wisatawan terbesar di Indonesia. Tapi pelayanan taksi tidak memadai," ujarnya di Batam Centre.

Ia mengingatkan, pengoperasian taksi resmi dengan argo, seharusnya mendapat dukungan penuh dari Pemko Batam. Sehingga diharapkan dapat menjadi tambahan pilihan bagi warga. Dengan demikian, warga sendiri bisa merasakan kepastian tarif dari taksi resmi.

"Paling penting, kepentingan masyarakat Batam dari keamanan dan kepastian tarif saat bertaksi," imbuh Haripinto.
Editor: Iman Suryanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas