A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Silakan Mahasiswa Kritisi Pelayanan Publik - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribun Batam

Silakan Mahasiswa Kritisi Pelayanan Publik

Senin, 17 September 2012 23:09 WIB
Silakan Mahasiswa Kritisi Pelayanan Publik
tribunnewsbatam.com, iswidodo
Ribuan mahasiswa mengikuti prakuliah di kampus Putera Batam menyimak pemaparan Profesor DR Josy Adiwisastra dari Universitas Padjajaran Bandung.

Laporan Tribunnews Batam, Iswidodo

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM-  Inti dari pemerintahan adalah pelayanan publik. Maka supaya pelayanan publik menjadi prima dan efektif perlu manajemen pelayanan publik atau manajemen pemerintahan. Pelayanan publik tergantung kepada empat hal yaitu kebebasan berpendapat tentang kualitas pelayanan, budaya pelayanan, berorientasi kepada publik, bargaining position yang seimbang.

Ada azas pelayanan publik untuk kepentingan umum, kepastian hukum, kesamaan hak, keseimbangan antara hak dan kewajiban serta profesionalisme. Demikian dipaparkan Profesor DR Josy Adiwisastra dari Universitas Padjajaran Bandung saat menyampaikan materi Prakuliah di Universitas Putera Batam, Jumat (14/9).

Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Profesor Josy menyampaikan pentingnya para mahasiswa mengkritisi pemerintahan demi kepentingan publik. "Karena pada intinya pemerintahan adalah melayani publik bukan pengusa publik. Semua program pemerintah juga bertujuan untuk melayani publik. Kalau ada yang menyimpang dari prinsip ini silakan anak anak mengkritisi," papar Prof Josy di kampus Putera Batam di Tembesi.

DR Ir Drs Adji Djojo MM  rektor Universitas Putera Batam menjelaskan, sengaja kampusnya tidak mengadakan semacam Ospek. Karena dengan Prakuliah menghadirkan pembicara yang ahli di bidangnya akan lebih bermanfaat membekali para mahasiswa. Adji Djojo yang meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari Universitas Satyagama Jakarta lulus tahun 2012 lebih senang mendatangkan Profesor daripada Ospek yang imejnya seram dan membuat mahasiswa takut ke kampus.

Sedangkan DR Tonny Wangdra SKom MM yang juga lulus doktor dari kampus Satyagama Jakarta tahun 2012 menjelaskan, tahun ini merupakan tahun ke 3 perkuliahan mulai menempati kampus baru di Tembesi. Sedangkan kampus di Tiban dan Nagoya masih tetap digunakan untuk perkuliahan karena memang banyak para mahasiwa yang berasal dari Nagoya maupun Tiban sehingga kampusnya dekat.

"Tahun ini ada 1.648 mahasiswa baru. Dengan rincian Fakultas Ilmu Komputer 927 orang, Fakultas Ekonomi 423 orang, Fakultas Bahasa dan Sastra 148 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 88 orang, Fakultas Hukum dan Humaniora 62 orang" ujar Tonny. Dijelaskannya, mahasiswa baru di Putera Batam mulai kuliah perdana tanggal 24 September.  Saat ini Putera Batam sudah memiliki tiga Doktor yaitu  DR Sahat Sianturi SH MHum lulus tahun 2011, DR Ir Drs Adji Djojo MM  lulus tahun 2012 dan DR Tonny Wangdra SKom MM lulus tahun 2012. 

Selain menghadirkan Profesor Josy, prakuliah itu juga dihadiri Aida Ismeth Abdullah anggota DPD RI dari daerah pemilihan Kepri. Aida yang juga anggota MPR mensosialisasikan "4 pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara" di hadapan generasi muda. (*)


Editor: Iswidodo
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas